SN.COM,Kotamobagu-DPMD Kotamobagu menggelar kegiatan dengan bimbingan teknis tentang peningkatan kapasitas Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Kader Posyandu Desa se Kota Kotamobagu.
Kegiatan tersebut digelar di Hotel Sutan Raja dibuka Kepala DPMD Kotamobagu Tedi Makalalag, Senin (30/10/2023).
Fahrin Ambaru selaku kepala bidang di dinas PMD, mengatakan bahwa dalam kegiatan ini pihaknya melibatkan sebanyak 75 peserta yang terdiri dari KPM, Kader Posyandu serta Sekretaris desa se Kotamobagu selaku operator desa.
“Dalam bimtek ini peserta diberikan penguatan kapasitas lebih ke teknis. Mulai dari cara menghimpun, mengolah sampai melaporkan data konvergensi stunting di masing-masing desa melalui aplikasi eHDW yang dikembangkan Kementerian Desa PDTT dan Bank Dunia,” terang Fahrin.
Ia pun berharap dengan digelarnya bimtek penguatan kapasitas KPM, Kader Posyandu dan unsur Pemdes ini bisa menambah wawasan dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya masing-masing selaku ujung tombak percepatan penanganan stunting di tingkat desa.
“Kami berharap output kegiatan ini, tersedianya data konvergensi stunting penanganan 1.000 hari pertama kehidupan. Mengingat pentingnya data konfergensi stunting ini, sehingga wajib bagi tiap desa memasukan laporannya karena menjadi syarat pencairan dana desa tahap tiga,” tegasnya.
Pada kesempatan ini, ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada sejumlah narasumber yang terlibat dalam kegiatan. Masing-masing Kepala Dinas PP dan KB Kotamobagu serta para Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kota Kotamobagu.
“Terima kasih untuk Dinas PP dan KB sebagai leading sektor penanganan stunting serta seluruh Tenaga Ahli P3MD Kotamobagu atas kesediaan waktunya memberikan materi dalam kegiatan ini,” Pungkasnya.





