Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Tomohon · 20 Jul 2023 17:49 WITA ·

Dinkesda Kota Tomohon Genjot Program CSWL Di Sektor Kesehatan


Dinkesda Kota Tomohon Genjot Program CSWL Di Sektor Kesehatan Perbesar

Tomohon,Sulutnews.com – Dalam rangka mengoptimalkan program CSWL di sektor kesehatan, Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon terus meningkatkan pelayanan prima kepada masyarakat Kota Tomohon dengan menggenjot program – program kesehatan di tahun 2023.

Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon, dr John Lumopa dalam tatap muka pada konferensi pers bersama awak media yang digelar Bagian Prokopim Setda Kota Tomohon, Kamis (20/7/2023) mengatakan bahwa saat ini Dinkesda Tomohon terus memberikan pelayanan yang terbaik dalam upaya mengoptimalkan program CSWL disektor kesehatan. Diantaranya  yang sedang digenjot yakni program pelayanan minimum kesehatan.

“Ada 12 standar pelayanan SPM kesehatan yaitu pengelolaan pelayanan, kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi baru lahir, pengelolaan pelayanan kesehatan balita, pengelolaan pelayanan kesehatan pada usia pendidikan dasar, pengelolaan pelayanan kesehatan pada usia produktif, pengelolaan pelayanan kesehatan pada usia lanjut, dan lainnya,” ucapnya.

Lanjutnya, adapun program dalam rangka peningkatan pelayanan sarana dan prasarana kesehatan diantaranya pengadaan alat kesehatan/alat penunjang medik, fasilitas pelayanan kesehatan, pengembangan rumah sakit, rehabilitasi dan pemeliharaan rumah sakit, pengadaan alat kesehatan/alat penunjang medik,” ujarnya.

Selain itu, kata John sapaan akrabnya menyebutkan pihaknya menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan diantaranya Tomohon SmartCity, penyediaan dan pengelolaan sistem penanganan gawat darurat terpadu (SPGDT), pengelolaan data dan informasi kesehatan dan pengelolaan sistem informasi kesehatan,” terangnya.

Dikatakannya  berdasarkan evaluasi program pada tahun 2023 ini berdasarkan Laporan kinerja adalah penanganan masalah stunting.

“Penanganan dan pencegahan Stunting pada tahun 2023 sesuai data per Februari, Tomohon tinggal 10 kasus. Ini data kasus paling rendah di Sulut bahkan se nasional. Karena target nasional hingga 2024 adalah 14 persen,”ujarnya.

Sisi lain, ia mengatakan bahwa semester satu (1) 2023 terkait laporan realisasi anggaran, Dinas Kesehatan Daerah  sendiri telah mencapai 45 persen.

“Capaian ini pun sudah masuk pada 139 sub program kegiatan kesehatan di satuan kerja perangkat daerah kami,” pungkasnya.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 2,004 kali

Baca Lainnya

Walikota Tomohon Caroll Senduk Pimpin Peletakan Batu Pertama Revitalisasi TK GMIM Lidia Kakaskasen Dua

29 Juli 2026 - 23:11 WITA

Levita Supit : TIFF 2026 Tak Sekadar Pameran Bunga, Tomohon Siap Jadi Ibu Kota Wellness Tourism Asia Tenggara

28 Juli 2026 - 13:52 WITA

Kepala BPMP Sulut Febry Dien : Kemendikdasmen Tetapkan Kepsek SMA Negeri 1 Tomohon Maria Walukow Menjadi Kepsek SNT di Minut Sulut

28 Juli 2026 - 12:07 WITA

Hadiri Syukur HUT ke-80 GMIM Bait-Lahim Talete Satu, Wakil Walikota: Warisan Iman Harus Terus Dihidupi dan Diwariskan

26 Juli 2026 - 23:58 WITA

Sekot Edwin Roring Mewakili Walikota Tomohon Buka Pelatihan Pencatatan dan Pelaporan Kasus Kekerasan Terhadap Anak dan Anak Berhadapan dengan Hukum

23 Juli 2026 - 21:33 WITA

Kepala Kantor Staf Presiden Jenderal Dudung Abdurachman Pastikan Hadiri Puncak TIFF 2026

22 Juli 2026 - 23:22 WITA

Trending di Jakarta