Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kotamobagu · 16 Mar 2025 22:21 WITA ·

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Muliadi Paputungan, Luruskan Isu Dihapusnya Program Anak Asuh di Kotamobagu


Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Muliadi Paputungan, Luruskan Isu Dihapusnya Program Anak Asuh di Kotamobagu Perbesar

KOTAMOBAGU – Muliadi Paputungan yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Sulawesi Utara turun menyapa masyarakat dengan menggelar Reses guna mendengarkan aspirasi masyarakat.

Anggota DPR Provinsi dapil bolaang mongondow raya ini, menyerap aspirasi masyarakat untuk ia kawal di Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara.

Reses yang dilakukan di Desa Bungko kecamatan Kotamobagu selatan Kota Kotamobagu pada Minggu 16 Maret 2025, dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam kesempatan itu Mulyadi Paputungan yang juga bendahara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengatakan wajib bagi anggota Dewan untuk menyampaikan segala keluh kesah dan aspirasi masyarakat agar kesejahteraan bisa terpenuhi.

“Apapun aspirasi saya akan kawal dan disampaikan dalam agenda kami di DPR Provinsi. Terimakasih atas kehadiran bapak ibu,” ujar Papa Afzal sapaan akrab Mulyadi ini.

Ia menegaskan akan membawa dan akan mengawal aspirasi masyarkat sulawesi utara khususnya masyarakat Bolaang Mongodow Raya yang merupakan wilayah dapilnya.

Dikesempatan itu pula, Muliadi Paputungan meluruskan isu yang beredar bahwa penghapusan program anak asuh adalah kebijakan Walikota Kotamobagu dr. Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy V. Mangkat, padahal kebenarannya tidak seperti itu.

“Itu kebijakan dari pemerintahan sebelumnya, karena anggaran 2025 dibahas pada tahun 2024. Sementara, pak Weny dan Rendy baru terpilih tanggal 27 November 2024 dan dilantik 20 Februari 2025, tentu bukanlah kebijakan dari dr. Weny dan Rendi Mangkat.” jelasnya.***

Artikel ini telah dibaca 1,035 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Turnamen Catur AP3BMR Cup Sukses digelar Kahar Mokoginta Raih Juara Satu

20 Agustus 2026 - 23:47 WITA

Berlangsung Meriah, Perlombaan Menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 di SMA dan SMK se-Kotamobagu

12 Agustus 2026 - 13:11 WITA

PT GLOBAL EMAS JAYA BERI SANTUNAN DUKA, KELUARGA KORBAN TERHARU

11 Agustus 2026 - 16:16 WITA

KETUA PANITIA BUKA SUARA: INI PENJELASAN RESMI SOAL LOMBA DRAG RACE DI UPAI

11 Agustus 2026 - 14:41 WITA

KELUARGA BANGSAWAN MELAYAT KE 8 RUMAH DUKA

10 Agustus 2026 - 23:05 WITA

Ny Gayatri R Bangsawan Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban Tragedi Drag Race di Kotamobagu

10 Agustus 2026 - 20:24 WITA

Trending di Kotamobagu