Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Kotamobagu · 16 Mar 2025 22:21 WITA ·

Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Muliadi Paputungan, Luruskan Isu Dihapusnya Program Anak Asuh di Kotamobagu


Dengarkan Aspirasi Masyarakat, Muliadi Paputungan, Luruskan Isu Dihapusnya Program Anak Asuh di Kotamobagu Perbesar

KOTAMOBAGU – Muliadi Paputungan yang merupakan anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Sulawesi Utara turun menyapa masyarakat dengan menggelar Reses guna mendengarkan aspirasi masyarakat.

Anggota DPR Provinsi dapil bolaang mongondow raya ini, menyerap aspirasi masyarakat untuk ia kawal di Pemerintahan Provinsi Sulawesi Utara.

Reses yang dilakukan di Desa Bungko kecamatan Kotamobagu selatan Kota Kotamobagu pada Minggu 16 Maret 2025, dihadiri oleh tokoh agama, tokoh masyarakat dan warga setempat.

Dalam kesempatan itu Mulyadi Paputungan yang juga bendahara Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengatakan wajib bagi anggota Dewan untuk menyampaikan segala keluh kesah dan aspirasi masyarakat agar kesejahteraan bisa terpenuhi.

“Apapun aspirasi saya akan kawal dan disampaikan dalam agenda kami di DPR Provinsi. Terimakasih atas kehadiran bapak ibu,” ujar Papa Afzal sapaan akrab Mulyadi ini.

Ia menegaskan akan membawa dan akan mengawal aspirasi masyarkat sulawesi utara khususnya masyarakat Bolaang Mongodow Raya yang merupakan wilayah dapilnya.

Dikesempatan itu pula, Muliadi Paputungan meluruskan isu yang beredar bahwa penghapusan program anak asuh adalah kebijakan Walikota Kotamobagu dr. Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy V. Mangkat, padahal kebenarannya tidak seperti itu.

“Itu kebijakan dari pemerintahan sebelumnya, karena anggaran 2025 dibahas pada tahun 2024. Sementara, pak Weny dan Rendy baru terpilih tanggal 27 November 2024 dan dilantik 20 Februari 2025, tentu bukanlah kebijakan dari dr. Weny dan Rendi Mangkat.” jelasnya.***

Artikel ini telah dibaca 1,035 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Anggota DPRD Sulut Peduli Bencana Salimandungan

1 Juni 2026 - 22:24 WITA

Amkei Kodim 1303 Bantai Persin Sinindian 3-0 Putaran Kedua Matali Cup 2026

31 Mei 2026 - 19:42 WITA

Ustadz Abdul Somad Temui dan Doakan Rahman Salehe Beserta Keluarga

23 Mei 2026 - 14:30 WITA

Kasat Reskrim Ahmad Waafi, Terima Penghargaan dari Polda Sulut, Predikat Terbaik Penanganan Tipikor

20 Mei 2026 - 17:22 WITA

Amkei Kodim Nyaris Tumbangkan Bonawang FC, Score Berakhir 2-2

13 Mei 2026 - 19:30 WITA

HK Diperiksa Penyidik Polres Selama 3 Jam, Dugaan Penipuan Rp300 Juta

12 Mei 2026 - 21:05 WITA

Trending di Kotamobagu