Reporter : Dance Henukh
ROTE NDAO, SULUTNEWS.COM — Siapa bilang anak-anak dari daerah terpencil hanya bisa menjadi penonton kemajuan teknologi? Siswa-siswi SMK Negeri Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), membuktikan bahwa mereka juga mampu berkarya dan bersaing di panggung teknologi! Di balik prestasi membanggakan ini, ada sosok guru pembimbing yang memiliki perjalanan pengabdian tak biasa. Isak Doris Faot, yang akrab disapa Ido, pernah berkecimpung di dunia jurnalistik sebelum mengabdikan diri sebagai guru. Kini, ia membimbing siswa-siswi SMK Negeri Pantai Baru hingga berhasil menyabet Juara III Robotics dalam ajang IoT NTT 2026.
Ini bukan sekadar kemenangan di atas panggung perlombaan. Ini adalah pesan keras bahwa keterbatasan geografis tidak boleh menjadi tembok yang membunuh kreativitas anak-anak daerah!
DARI DUNIA JURNALISTIK, LAHIR PEMBIMBING GENERASI TEKNOLOGI
Perjalanan Ido menjadi pengingat bahwa pengabdian tidak selalu berhenti pada satu profesi. Dari dunia jurnalistik, ia kini mengambil peran dalam mendidik dan membimbing generasi muda agar berani berpikir, menciptakan inovasi, serta menguji kemampuan mereka melalui kompetisi.
Di bawah bimbingannya, siswa-siswi SMK Negeri Pantai Baru menghadirkan karya robotika yang membawa nama sekolah dan Kabupaten Rote Ndao ke arena persaingan teknologi.
Juara III Robotics menjadi bukti bahwa anak-anak Rote Ndao memiliki potensi yang patut diperhitungkan. Mereka tidak hanya membutuhkan tepuk tangan, tetapi juga kesempatan, fasilitas, pendampingan, dan dukungan nyata untuk terus berkembang.
Prestasi ini seharusnya membuka mata semua pihak bahwa talenta teknologi tidak hanya lahir dari sekolah-sekolah besar di kota metropolitan.Di Pantai Baru, Rote Ndao, semangat inovasi tumbuh melalui kerja keras siswa dan bimbingan guru.Ketika anak-anak daerah diberikan ruang untuk belajar dan berkarya, mereka mampu menunjukkan bahwa masa depan teknologi Indonesia juga bisa dibangun dari wilayah terluar negeri ini.
Karena itu, prestasi Juara III Robotics ini tidak boleh berhenti sebagai seremoni penyerahan penghargaan. Sekolah, pemerintah, dan pemangku kepentingan pendidikan perlu menjadikannya momentum untuk memperkuat pembinaan robotika, menyediakan peralatan praktik, dan membuka lebih banyak kesempatan kompetisi bagi siswa.
Sebab, satu prestasi hari ini bisa menjadi awal lahirnya inovator masa depan.
DARI PENA JURNALIS KE DUNIA PENDIDIKAN, DARI PANTAI BARU MENUJU PANGGUNG TEKNOLOGI!
Isak Doris Faot alias Ido bersama siswa-siswi SMK Negeri Pantai Baru telah menghadirkan kisah yang layak mendapat perhatian lebih luas.Mereka membawa satu pesan penting bagi Indonesia: jangan pernah meremehkan kemampuan anak-anak daerah. Berikan mereka kesempatan, bimbingan, dan dukungan yang layak, lalu saksikan sejauh mana mereka mampu melangkah!
ANAK ROTE BISA! GURU DAERAH BISA! INOVASI TAK MENGENAL BATAS WILAYAH!






