KENDARI, SULUTNEWS.COM – Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota (Wakapolresta) Kendari, AKBP Moh. Yosa Hadi dalam konferensi pers di depan Lobby Mapolresta Kendari, Senin (26/06/2026), mengimbau orang tua memperketat pengawasan terhadap anak untuk mencegah tawuran antarpelajar. Pengawasan tersebut perlu mencakup aktivitas pergaulan, penggunaan media sosial, hingga kebiasaan anak setelah pulang sekolah.
Orang tua perlu mengenali lingkungan pertemanan anak sejak dini. Selain itu, mereka harus memantau aktivitas anak di media sosial karena provokasi di ruang digital berpotensi memicu perselisihan antarpelajar.
Karena itu, orang tua perlu membangun komunikasi terbuka dengan anak. Dengan komunikasi yang baik, orang tua dapat mengetahui persoalan yang anak hadapi sekaligus mengarahkan mereka agar tidak mudah terpengaruh ajakan negatif.
Pengawasan juga perlu mencakup aktivitas anak di luar rumah. Orang tua sebaiknya memastikan anak pulang setelah jam pelajaran berakhir dan tidak berkumpul di lokasi yang berpotensi memicu tawuran.
Selain memperketat pengawasan keluarga, kepolisian terus mengedepankan langkah pencegahan melalui patroli dan edukasi di sekolah. Petugas mengingatkan pelajar agar menjaga pergaulan, menghindari provokasi, serta tidak membawa benda berbahaya.
Di sisi lain, polisi mendorong sekolah dan orang tua memperkuat koordinasi. Kerja sama tersebut penting agar mereka dapat mengenali gejala konflik lebih awal dan segera mengambil langkah pencegahan.
Melalui upaya bersama ini, Polresta Kendari berharap para pelajar dapat menjalani kegiatan belajar dengan aman. Dengan demikian, keterlibatan remaja dalam tawuran dapat dicegah dan situasi kamtibmas di Kota Kendari tetap terjaga.
Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)









