Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Sitaro · 9 Jul 2025 23:53 WITA ·

Bupati Sitaro Siapkan 93 Koperasi, Pumpente dan Laingpatehi Tertunda Karena Relokasi


Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sitaro, Eddy Salindeho Perbesar

Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sitaro, Eddy Salindeho

Bupati Sitaro Siapkan 93 Koperasi, Pumpente dan Laingpatehi Tertunda Karena Relokasi

 

SITARO.sulutnews.com – Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) bergerak cepat membentuk koperasi desa sebagai bagian dari program Koperasi Merah Putih yang digagas pemerintah pusat. Hingga awal Juli 2025, tercatat sudah ada 93 koperasi berdiri di 83 desa dan 10 kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan. Dari jumlah tersebut, 86 koperasi telah resmi berbadan hukum, sementara sisanya masih dalam proses pengesahan.

 

Pelaksana Tugas Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Sitaro, Eddy Salindeho, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti instruksi pusat begitu program ini diluncurkan. “Awalnya direncanakan launching pada 12 Juli 2025 bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional, tetapi ditunda ke 19 Juli 2025,” jelas Eddy saat ditemui di kantornya, Selasa, 08/07/2025.

 

Namun, di tengah persiapan ini, terdapat dua desa di Sitaro yang tidak bisa mengikuti program, yakni Pumpente dan Laingpatehi. Kedua desa yang berada di lereng Gunung Ruang itu masuk daftar penghapusan administratif akibat erupsi besar tahun lalu dan warganya akan direlokasi ke Desa Modisi, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan.

 

Eddy, yang juga Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP, menegaskan bahwa tugas pemerintah daerah sebatas membentuk koperasi dan menyiapkan administrasi. “Agenda setelah launching akan sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah pusat,” katanya.

 

Dalam konteks daerah, koperasi di Sitaro diharapkan bisa bersinergi dengan BUMDes, UMKM, hingga kelompok nelayan dan petani organik sebagai penggerak ekonomi lokal. Menyongsong peluncuran nasional yang tinggal menghitung hari, Pemkab Sitaro kini fokus menyiapkan tahap berikutnya, yakni operasionalisasi koperasi.

 

“Kami tinggal menunggu tindak lanjut serta petunjuk teknis dari pusat,” pungkas Eddy.

 

Artikel ini telah dibaca 967 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Bersama Masyarakat Sitaro Vionita Kuerah Berkomitmen Mengawal Setiap Aspirasi

4 Agustus 2026 - 07:13 WITA

DPRD Sitaro Soroti Penurunan Anggaran APBD 2027, Banggar Segera Bahas KUA-PPAS

31 Juli 2026 - 13:01 WITA

Pendapatan Daerah Sitaro 2027 Diproyeksi Turun, Pemkab Prioritaskan Program Strategis

31 Juli 2026 - 12:49 WITA

Tanam 1.100 Mangrove di Kapeta, Pemkab Sitaro Perkuat Perlindungan Pesisir

30 Juli 2026 - 21:03 WITA

Resmi Dilantik, Eddy Salindeho Nahkodai Birokrasi Pemkab Sitaro sebagai Pj Sekda

30 Juli 2026 - 19:03 WITA

Eddy S. Salindeho dlantik dan diambil sumpah sebagai penjabat sekda oleh plt. bupati sitaro, heronimus makainas pada Kamis, 30/07/2026 di auditorium pemda sitaro

Heronimus Makainas Dorong Jalur Manado–Ondong Siau Jadi Prioritas, Antisipasi Gangguan Telekomunikasi di Wilayah Kepulauan

29 Juli 2026 - 21:21 WITA

Trending di Sitaro