Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Minsel · 2 Agu 2024 23:57 WITA ·

Bupati Franky Wongkar Launching Gerakan Gemar Makang Makanan Karbohidrat Pendamping Beras


Bupati Franky Wongkar Launching Gerakan Gemar Makang Makanan Karbohidrat Pendamping Beras Perbesar

Minsel,Sulutnews.com – Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH., menghadiri Kegiatan Gerakan Pangan Murah Dana Insentif Fiskal Dalam Rangka Stabilisasi Harga dan Pasokan Pangan di Kabupaten Minahasa Selatan, dirangkaikan dengan Launching “Gerakan Gemar Makang Makanan Pendamping Beras”, bertempat di Aula Waleta Kantor Bupati Minahasa Selatan, Jumat, 2 Agustus 2024.

Pencanangan “Gemar makang makanan pendamping beras” bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan inflasi terkendali di kabupaten minahasa selatan. Pencanangan ini sangat sinkron dengan program pusat yang selalu disampaikan oleh bupati minahasa selatan “marijo ba tanam” yang selalu memotivasi seluruh masyarakat minsel untuk berinovasi lagi dalam mencukupi kebutuhan pangan dan tidak boros pangan.

Nasi memang menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia yang mengandung karbohidrat. Terdapat beberapa bahan makanan yang bisa menjadi pengganti nasi karena memiliki kandungan karbohidrat cukup tinggi. Selama ini masyarakat mempunyai kebiasaan makan nasi. Adanya hal itu yang mengakibatkan permintaan beras yang semakin tinggi yang diikuti dengan Permasalah Konsumsi beras yang lebih besar daripada Produksi beras.

Saat ini Pemerintah melalui Kementerian terkait juga terus mendorong program penganekaragaman pangan dengan terus mendorong produksi dan konsumsi pangan lokal hingga pengolahannya. Di samping manfaatnya sebagai sumber energi, kandungan karbohidrat pada nasi juga perlu diwaspadai, karena dapat meningkatkan resiko pada kesehatan.

Gerakan Pangan Murah merupakan salah satu cara yang efektif untuk menekan laju inflasi dan menjaga stabilitas harga komoditas bahan pokok. Masyarakat dapat berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang terjangkau sehingga terjadi perputaran ekonomi yang dapat meningkatkan roda perekonomian daerah. Di tahun 2024 anggaran dana insentif fiskal dinas ketahanan pangan minahasa selatan sudah dialokasikan dana untuk pelaksanaan gerakan pangan murah dengan memberikan subsidi harga pangan pokok strategis kepada masyarakat minahasa selatan.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi kabupaten minahasa selatan dengan mengambil kebijakan dan langkah langkah kongkrit dalam rangka pengendalian inflasi dan stabilisasi pasokan dan harga pangan strategis. Kegiatan Gerakan pangan murah anggaran dana insentif fiskal masih tetap dengan metode menggandeng para pelaku usaha yang ada di kabupaten minahasa selatan dengan tujuan Tripel benefit yakni membantu perekonomian para pelaku usaha termasuk petani penghasil komoditi, memberikan subsidi atau potongan harga terhadap komoditi yang akan dibeli masyarakat dan pada umumnya menstabilkan pasokan dan harga komoditi pangan di kabupaten minahasa selatan.

Kegiatan Gerakan pangan murah dilaksanakan oleh dinas ketahanan pangan ini memberikan subsidi 20% terhadap komoditi yang akan dipasarkan. Bantuan subsidi tersebut sangat signifikan atau besar pengaruhnya pada harga jual pasar.

Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, SH., dalam sambutannya menyampaikan bahwa dilakukannya kegiatan ini bahwa Pemerintah harus hadir di tengah tengah masyarakat dalam menghadapi berbagai persoalan salah satunya untuk menekan Angka Inflasi dan juga membuat harga pangan stabil juga dengan pasokan pangan tetap stabil agar daya beli masyarakat tetap ada. Olehnya kami Pemeritah mengambil kebijakan untuk melaksanakan Gerakan Pangan Murah dengan mensubsidi 20%. “Menjadi Permasalahan juga yaitu Konsumsi Beras lebih Tinggi dari Produksi beras apalagi terdapat alih komoditi, olehnya Pemerintah mencanangkan konsumsi makanan pendamping beras agar bisa mengurangi konsumsi beras”, Ucapnya.

Hadir dalam kegiatan ini Forkopimda Kabupaten Minahasa Selatan : Kapolres Minahasa Selatan yang diwakili oleh Kabag SDM Polres Minahasa Selatan Bpk. AKP. Rudi Dotulong, S.Sos., Staf Khusus Bupati Minahasa Selatan, serta Masyarakat.

Bupati Minahasa Selatan didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda, Kepala Bapelitbangda, Plt. Kepala Dinas Pangan , Plt. Kepala Dinas Kominfo, dan Kepala Bagian Perekonomian Setda.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 1,037 kali

Baca Lainnya

ABPEDNAS Bersama Kajati Sulut dan Pemkab Minsel Canangkan Program Jaga Pilkades

5 Mei 2026 - 21:32 WITA

KUPP Amurang Gelar Sosialisasi Keselamatan Pelayaran dan Penerapan Single Billing 

30 April 2026 - 01:15 WITA

Koperasi Merah Putih Ranoyapo Gelar RAT, Jadi Pelopor Koperasi Sehat di Kecamatan Amurang 

29 April 2026 - 21:35 WITA

Pengisian BBM SPBU Amurang Layani Pakai Surat Rekomendasi dari Dinas

20 April 2026 - 14:05 WITA

Insiden Mobil Tangki di Minahasa Selatan, Elnusa Petrofin Pastikan Awak Selamat dan BBM Aman

14 April 2026 - 19:25 WITA

Michaela Elsiana Paruntu (MEP) Resmi Pimpin Golkar Sulut

12 April 2026 - 11:19 WITA

Trending di Manado