Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 10 Feb 2026 20:19 WITA ·

Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15% Diversifikasi Strategi di Tengah Gejolak Pasar Global


Bittime Hadir dengan Staking APY Hingga 15% Diversifikasi Strategi di Tengah Gejolak Pasar Global Perbesar

Jakarta, 10 Februari 2026 –  Kondisi ekonomi global saat ini sedang berada dalam fase yang penuh dengan tantangan akibat munculnya tiga risiko utama yang saling berkaitan atau yang dikenal sebagai triple threat. Menghadapi ini, Bittime, platform crypto exchange yang telah memperoleh izin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghadirkan alternatif fitur investasi jangka panjang, Staking dengan APY hingga 15%.

Sebelumnya, gejolak pasar ekonomi global bermula dari The Federal Reserve Amerika Serikat yang  diketahui menunda perubahan kebijakan suku bunganya. Ketidakpastian mengenai kebijakan moneter ini kemudian menciptakan keraguan di kalangan pelaku pasar, yang pada akhirnya memicu penurunan minat terhadap instrumen keuangan yang memiliki fluktuasi tinggi. 

Data terbaru juga menunjukkan adanya kelesuan dalam penyerapan tenaga kerja yang sering kali dianggap sebagai sinyal awal melambatnya pertumbuhan ekonomi secara menyeluruh. Bagi para investor, fenomena ini adalah peringatan akan berkurangnya daya beli dan potensi keuntungan perusahaan di masa depan. 

Akibatnya, banyak pelaku pasar yang memilih untuk memindahkan dana mereka dari aset digital fluktuatif seperti Bitcoin menuju aset digital berbasis aset kripto seperti Tether Gold ($XAUT) dan iShares Silver Trust ($SLVON), yang pergerakannya kini semakin masif di pasar aset kripto.

Hal ini dipicu oleh pergeseran pandangan investor terhadap aset-aset “safe haven” atau aset pelindung nilai di tengah volatilitas ekonomi saat ini. Lebih lanjut, sebagai aset yang bernilai 1:1 atau setara dengan satu troy ounce emas murni yang disimpan di brankas Swiss, $XAUT menjadi pilihan yang dapat dilirik di tengah gejolak pasar ekonomi global dan kenaikan harga emas.

Kehadiran aset kripto $XAUT menawarkan opsi investasi emas yang likuid, dan efisien dengan dukungan teknologi blockchain. Ini menjadi daya tarik tersendiri bagi investor aset tradisional seperti emas, sebab $XAUT menggabungkan nilai emas murni yang bergerak lebih stabil dengan keunggulan teknologi blockchain.

Di Indonesia sendiri, $XAUT termasuk dalam whitelist aset kripto yang dapat diperdagangkan berdasarkan daftar whitelist CFX. Karena itu kehadirannya dapat diakses melalui berbagai platform pertukaran aset kripto resmi dan berizin di Indonesia, seperti Bittime.

Bertepatan dengan ini Bittime menghadirkan kampanye khusus bagi pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada $XAUT dan $SLVON. Di mana, pengguna baru yang melakukan transaksi pertama pada aset digital $XAUT atau $SLVON berkesempatan memperoleh hadiah hingga Rp150.000 berdasarkan syarat dan ketentuan yang berlaku.

Selain itu, investor dapat secara langsung memanfaatkan fitur fleksibel staking dengan imbal hasil tahunan (APY) hingga 15% bagi pengguna baru tanpa batas locked periode tertentu.  Ini berarti investor juga bisa mendapatkan manfaat tambahan dari pertumbuhan nilai aset, sekaligus memberi kemudahan dalam mengakses atau memperdagangkan aset nya kapan saja.

Namun, seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Karena itu sangat penting untuk terus melakukan riset, dan diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya, salah satunya komunitas Bittime.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 954 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perkuat Sektor E-KYC, Api.co.id Rilis API Dukcapil Check dan NPWP Check

16 Agustus 2026 - 15:32 WITA

Dukung Pertamina Patra Niaga, Elnusa Petrofin Percepat Distribusi Energi Pascabencana Gempa Nusa Tenggara Timur

16 Agustus 2026 - 15:25 WITA

AI Ubah Lanskap Pemasaran Digital Indonesia, Tigo AI Tawarkan Model Terintegrasi untuk Brand hingga UMKM

16 Agustus 2026 - 14:16 WITA

Tigo Resmi Meluncurkan Layanan “100 Episode Short Drama dalam 1 Hari”, Produksi AI Short Drama Memasuki Era Skala Besar

16 Agustus 2026 - 13:51 WITA

Bantaran Sungai Gajahwong Jadi Panggung Cita-Cita: LP-190 Gelar WOW-DAY 2 dan Dorong Potensi Impactful Tourism di Ledhok Timoho

16 Agustus 2026 - 13:21 WITA

Participatory AI Advertising Dorong Model Baru Ekonomi Periklanan: Dari Membeli Traffic Menuju Memberikan Reward atas Kreasi

16 Agustus 2026 - 12:26 WITA

Trending di Bisnis