Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 28 Sep 2025 23:49 WITA ·

BGN Gelar Pelatihan Penjamah Makanan, Dinkes Bitung Paparkan Pentingnya Sertifikasi Higienitas


BGN Gelar Pelatihan Penjamah Makanan, Dinkes Bitung Paparkan Pentingnya Sertifikasi Higienitas Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar Pelatihan Penjamah Makanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bitung, Minggu (28/09/25).

Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kualitas serta keamanan pangan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pelatihan ini mengajarkan para penjamah makanan tentang higiene, sanitasi, dan prinsip keamanan pangan.

Hadir sebagai pemberi materi, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bitung, dr. Piter Lumingkewas, memaparkan pentingnya aspek higienitas dalam setiap proses penyajian pangan.

Mulai dari relawan, pemilihan bahan mentah, hingga produk pangan siap saji, menurutnya harus memenuhi standar kebersihan yang ketat.

“Ke depan, kami berharap mulai dari owner hingga relawan di SPPG memiliki sertifikasi di bidang masing-masing. Hal ini demi mendukung proses administrasi hingga jaminan keamanan dari produk MBG(makanan bergizi gratis),” ujarnya.

Ia menambahkan, dengan tercapainya sertifikasi bagi seluruh pengelola SPPG, maka keamanan pangan akan lebih terjamin.

Bahkan, pihaknya telah menyiapkan program pelatihan khusus berdurasi satu hari bagi relawan SPPG dengan enam materi, yang mencakup semua lini, mulai dari pengelola hingga petugas distribusi.

“Higienitas itu bukan tugas satu orang, namun tanggung jawab seluruh tim. Ini bukan hanya menerapkan kebersihan di lingkungan sendiri, tapi juga berlaku bagi seluruh Kota Bitung,” tegasnya menutup materi.

Usai pemaparan, dalam sesi wawancara, dr. Lumingkewas menyebut bahwa peran strategis Dinas Kesehatan Kota Bitung dalam program Makanan Bergizi (MBG) adalah pengawasan, terutama dari sisi keamanan pangan.

“Paling pokok dari Dinas Kesehatan Kota Bitung adalah pengawasan dan terutama jaminan keamanan pangan. Untuk itu, kami mengajak para relawan agar memiliki sertifikat higienitas dan sanitasi, dan hal ini sifatnya wajib,” katanya.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan arahan Kantor Staf Kepresidenan (KSP) yang telah merilis kewajiban sertifikasi tersebut, serta instruksi langsung dari Kementerian Kesehatan.

“Ini juga salah satu jaminan bahwa owner maupun pengelola SPPG tahu cara pengelolaan secara keseluruhan bagi perusahaannya,” tambahnya.

Selain itu, ia menambahkan, setiap bahan makanan yang digunakan dalam pengolahan di SPPG juga akan melalui uji laboratorium dan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, sehingga kualitas dan keamanan tetap terjaga.

Langkah ini diharapkan mampu mencegah risiko keracunan, memastikan makanan tetap berkualitas, sekaligus meningkatkan literasi gizi dalam mendukung program MBG.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,110 kali

Baca Lainnya

AKBP Arie Sulistyo Nugroho Terima Treasury Award KPPN

13 Agustus 2026 - 12:18 WITA

AKBP Arie Sulistyo Nugroho

Edukasi Hukum Masuk Kampus, Universitas Klabat Siapkan Kolaborasi

13 Agustus 2026 - 11:48 WITA

Bapelkum Bitung bersama akademisi Universitas Klabat membahas program edukasi hukum Go to Campus

Bersama FKDM, Wartawan Bitung Meriahkan HUT RI ke-81

12 Agustus 2026 - 19:16 WITA

Terjun ke Lokasi, Polsek Ranowulu Bantu Damkar Tangani Kebakaran Lahan di Batu Putih Bawah

11 Agustus 2026 - 17:29 WITA

KRI GOLOK-688 DUKUNG NAVAL BASE OPEN DAY (NBOD) 2026 DI KODAERAL VI MAKASSAR

10 Agustus 2026 - 22:09 WITA

8.363 Pelamar Hanya 663 Terpilih Mengikuti Program Magang di Kemenkum 

10 Agustus 2026 - 20:33 WITA

Trending di Bitung