Sitaro.sulutnews.com — Pelaksanaan Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) Tahun 2026 resmi berakhir.
Penutupan kegiatan yang berlangsung di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Sulawesi Utara pada Selasa, 9/6/2026 ini menjadi penanda dimulainya perjalanan pengabdian para CPNS sebagai aparatur sipil negara.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Kepulauan Sitaro, Heronimus Makainasyang secara langsung memberikan arahan dan motivasi kepada para peserta yang telah menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan.
Dalam sambutannya, Heronimus Makainas menyampaikan apresiasi atas kesungguhan para peserta selama mengikuti proses pembelajaran. Menurutnya, Latsar merupakan bagian penting dalam membentuk karakter ASN yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga integritas dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Makainas menegaskan, status sebagai ASN bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi dan komitmen terhadap pelayanan publik.
“Pelatihan ini bukan akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Jadilah ASN yang profesional, disiplin, mampu bekerja sama, serta selalu mengutamakan kepentingan masyarakat dalam setiap tugas yang dijalankan,” ujar Makainas.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks. Karena itu, ASN dituntut untuk terus meningkatkan kapasitas diri, beradaptasi dengan perkembangan zaman, serta mampu memberikan pelayanan yang cepat, tepat, dan berkualitas kepada masyarakat.
Penutupan Latsar CPNS Tahun 2026 menjadi momentum penting bagi para peserta untuk menerapkan nilai-nilai dasar ASN yang telah diperoleh selama pelatihan, mulai dari berorientasi pada pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, hingga kolaboratif.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro berharap para CPNS yang telah menyelesaikan pelatihan dapat menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerja masing-masing serta berkontribusi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.






