Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Hukrim · 21 Jan 2023 12:01 WITA ·

Bantah Keterlibatan WBP Terjaring Obat Keras, Kalapas Tondano: Kami Komitmen Berantas Narkoba


Foto. Kalapas Tondano, Yulius Paath, S.I.P., D.E.A. saat menerima kedatangan dari TimbSat Narkoba Polres Minahasa di Lapas Kelas IIB Tondano. Perbesar

Foto. Kalapas Tondano, Yulius Paath, S.I.P., D.E.A. saat menerima kedatangan dari TimbSat Narkoba Polres Minahasa di Lapas Kelas IIB Tondano.

MINAHASA,SULUTNEWS.COM– Dugaan Keterlibatan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Tondano berinisial N.W, dalam Kasus dugaan peredaran obat terlarang jenis Trihexypenidyl yang di ungkap oleh Polres Minahasa, dibantah oleh Kalapas Tondano, Yulius Paath, S.I.P., D.E.A.

Kepada Sulutnews.com Kalapas Tondano Yulius Paath menerangkan, Terkait berita yang beredar luas saat ini bahwa ada napi inisial N.W diamankan Polres Minahasa bersama dengan tersangka lain, saat penangkapan peredaran obat terlarang jenis Trihexypenidyl, dikatakan Kalapas Tondano itu adalah informasi yang Tidak benar.

“Menurutnya hal tersebut sudah di koordinasikan dengan Sat Narkoba Polres Minahasa, kata Kalapas Tondano Yulius Paath, Sabtu (21/1/2023).

“Bahkan untuk mendukung upaya Polisi untuk mengusut kasus ini, kami juga mengizinkan pemeriksaan yang dilakukan oleh Polres Minahasa untuk melakukan pendalaman dan pengembangan terkait adanya informasi tentang dugaan keterlibatan yang melibatkan Warga Binaan Lapas Kelas IIB Tondano, “tuturnya.

Lanjut dijelaskan Kalapas, dugaan keterlibatan napi an. NW, itu bermula atas pengakuan tersangka lain (masyarakat) yang ditangkap oleh Polres Minahasa.

“Dimana pada saat diamankan, tersangka tersebut kepada Polisi mengatakan bahwa obat tersebut diperoleh melalui akun media sosial dengan gambar dan nama napi an. NW. yang mengarahkan tersangka tersebut untuk mengambil obat pesanan melalui jasa pengiriman JNE.

Berdasarkan dari informasi itulah kemudian, pihak Polres Minahasa bekerja sama untuk menelusuri dan mencari kebenaran akun atas nama napi NW tersebut melalui pemeriksaan dan penggeledahan barang di dalam Lapas, hingga selesai pemeriksaan napi an. NW tidak mengakui keterlibatannya serta tidak mengakui bahwa akun tersebut miliknya.” Ungkap Kalapas Tondano.

“Saat ini pihak Polres Minahasa melalui kasat narkoba sudah menyampaikan melalui Press release, bahwa terhadap  napi an. NW status atau keterlibatannya dalam kasus tersebut, itu masih bersifat pendalaman dan pengembangan, “jadi belum menyatakan ada keterlibatan, napi an. NW.

“Kami juga tegaskan, untuk melawan Narkoba Pada prinsipnya Lapas Kelas IIB Tondano mendukung dan bersinergi dengan Polres Minahasa dalam setiap proses penegakan hukum di Kabupaten Minahasa, timpal Kalapas Tondano. (**/arp)

Artikel ini telah dibaca 218 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Astaga.!! Gaji Nakes Rumah Sakit Umum OD-SK Hanya Sampai Bulan Juni 2026

7 Agustus 2026 - 22:24 WITA

Membuahkan Hasil, Capt. Remly Kandoli Sukses Golkan Ruas Jalan Pontak–Kalait, Amurang – Ratahan

7 Agustus 2026 - 21:03 WITA

Lea Kase Batasi Wartawan Menunggu Berjam-jam, Akses Wawancara Bupati Rote Ndao Dipertanyakan ?

7 Agustus 2026 - 17:37 WITA

Serahterima Pejabat Dikda Sulut, Femmy Suluh Resmi Melepas Jabatan Kepala Dinas

6 Agustus 2026 - 23:05 WITA

Bansos Salah Sasaran Disorot, DPRD dan Pemkab Rote Ndao Sepakati Perbaikan Data Desil

6 Agustus 2026 - 18:42 WITA

Reses Pimpinan dan Anggota DPRD Sulaweai Utara Dapil Minahasa-Tomohon

6 Agustus 2026 - 11:25 WITA

Trending di Advetorial