Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Aceh · 19 Jan 2026 15:49 WITA ·

Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat


Banjir di Rote Timur Sudah Ada Sebelum Pembangunan Tambak Garam, Dampak Positif Industri Didukung Masyarakat Perbesar

Kabupaten Rote Ndao.Sulutnews.com – Banjir yang terjadi di Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT), bukan merupakan hal baru dan telah terjadi sejak lama, bahkan sebelum dimulainya proyek pembangunan tambak garam nasional. Hal ini disampaikan oleh Camat Rote Timur, Milian Bulan, yang menyatakan bahwa faktor utama penyebab banjir di wilayah tersebut adalah intensitas hujan yang tinggi.

Dalam menghadapi kondisi tersebut, tidak hanya pemerintah yang turut bergerak, namun masyarakat lokal serta pekerja proyek PT Nindya Karya juga secara aktif membantu membersihkan lumpur yang menutupi jalan akibat genangan air, menunjukkan kerja sama yang erat antara pihak proyek dan masyarakat.

Kepala Desa Serubeba, Johanis Poy, juga mengakui bahwa genangan air sudah ada jauh sebelum pembangunan tambak garam dimulai. Meskipun demikian, ia mengajak seluruh masyarakat untuk tetap mendukung kehadiran industri garam nasional di daerah tersebut. Menurutnya, dampak positif yang diberikan oleh proyek ini sangat besar bagi peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi warga lokal.

Wakil Project Manager PT Nindya Karya, Eko, menegaskan bahwa proyek tambak garam tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kondisi lingkungan dan masyarakat. Sebaliknya, proyek ini telah membuka peluang lapangan kerja serta berbagai kesempatan ekonomi baru bagi penduduk sekitar. Pihaknya juga telah melakukan koordinasi yang intensif dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta pemerintah daerah terkait pelaksanaan proyek dan pengelolaan dampaknya.

Reporter : Dance Henukh

Artikel ini telah dibaca 1,238 kali

Baca Lainnya

KLTC® Bekali Ribuan Mahasiswa melalui Career Preparation Class, Dorong Kesiapan Karier Generasi Muda

5 Mei 2026 - 00:11 WITA

DPRD Sitaro Rampungkan Rekomendasi LKPJ 2025, 11 Catatan Disiapkan untuk Pemda

4 Mei 2026 - 23:41 WITA

Tidak Bisa Kompromi Kejahatan, Jaksa yang Disegani: Viral Dituding “Nakal”, Bobi Bintang Diancam

4 Mei 2026 - 23:37 WITA

Dengan Hand Scan Wakil Walikota Tomohon Sendy Rumajar Launching Tomohon International Flower Festival 2026

4 Mei 2026 - 23:16 WITA

Wakil Walikota Sendy Rumajar Mewakili Walikota Tomohon Mengikuti Exit Meeting bersama Tim BPK RI

4 Mei 2026 - 23:02 WITA

Home Deco Expo Bali 2026 Jadi Indikator Positif Kebangkitan Industri Bahan Bangunan Nasional

4 Mei 2026 - 22:48 WITA

Trending di Bisnis