Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bitung · 7 Sep 2023 21:42 WITA ·

Babinsa Masuk Dapur Cegah Stunting


Babinsa Masuk Dapur Cegah Stunting Perbesar

BITUNG, Sulutnews.com – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menilai Program Babinsa Masuk Dapur yang dicanangkan TNI-AD mampu mengubah pola makan keluarga Indonesia menjadi lebih baik.

Mewujudkan hal tersebut, Kodim 1310/Bitung menggiatkan program Babinsa (bintara pembina desa) masuk dapur dalam hal pemberiaan bantuan kepada anak stunting. Program tersebut tidak hanya mewajibkan Babinsa memantau apa saja yang di masak warga, tetapi disebutnya juga untuk memantau kondisi dapur layak atau tidak.

Komandan Kodim 1310/Bitung Letkol Arm Yoki Efriandi, M.Han., mengatakan, Pencegahan stunting merupakan tugas lintas sektoral. Karena itu, kata dia, TNI AD terlibat langsung dalam upaya percepatan penurunan kekerdilan anak di Indonesia, termasuk yang dilakukan Kodim 1310/Bitung di Kota Bitung dan Kabupaten Minahasa Utara.

Menurut Dandim 1310/Bitung, Program Babinsa masuk dapur merupakan salah satu upaya TNI AD mendekatkan diri kepada rakyat. Sebab Babinsa harus mengetahui langsung apa yang menjadi kendala masyarakat. Bila ditemukan keluarga tersebut tidak memiliki lauk pauk, para personel Babinsa akan membagikan sebagai bentuk upaya pencegahan stunting di tingkat keluarga.
“Ketika para Babinsa datang dari rumah ke rumah, mereka juga akan melihat menu makan apa yang tersaji di meja keluarga. Jika makanan yang diolah dirasa kurang sehat, Babinsa akan mengingatkan dan memberitahu masyarakat jenis bahan yang perlu ditambah sehingga asupan gizi menjadi lebih seimbang,” kata Dandim saat dimintai keterangan, Kamis (07/09/2023).

Ia menuturkan, program itu efektif untuk menyosialisasikan terkait dengan pentingnya pemberian protein hewani pada anak, seperti telur, daging ayam, ikan, dan susu, sambil memeriksa dapur masyarakat.
“Masalahnya bukan pada membawa telurnya, tapi memberikan edukasi langsung ayo makan protein hewani. Babinsa juga bisa coba ikut masak di dapurnya, ini penting,” tambahnya.

Artikel ini telah dibaca 308 kali

Baca Lainnya

Perkuat Karakter Generasi Muda Sejak Dini, Babinsa Koramil 1310-02/Lembeh Berikan Materi Bela Negara kepada Siswa Baru SMKN 3 Bitung 

18 Juli 2026 - 07:31 WITA

TNI–Polri dan Forkopimda Olahraga Bersama, Wujud Kota Bitung Aman dan Kondusif

18 Juli 2026 - 06:17 WITA

Kodam XIX Tuanku Tambusai Kawal Kunjungan Wakil Presiden Gibran di Rokan Hilir, Tinjau Percepatan Renovasi Sekolah

17 Juli 2026 - 21:45 WITA

Ellen Honandar Sondakh Ajak Warga Olah Sampah Rumah Tangga Menjadi Bernilai Ekonomi

17 Juli 2026 - 14:04 WITA

Luke Anthony Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Perkuat Timnas Indonesia

17 Juli 2026 - 10:15 WITA

Bapelkum Gelar Monev di Kemenkum Sulsel Pasca Pelatihan 

15 Juli 2026 - 22:10 WITA

Monev Pasca Pelatihan Bapelkum Bitung
Trending di Bitung