TORUT, SULUTNEWS.COM – Kepolisian Resor Toraja Utara (Polres Torut) bersama Bhayangkari menyiapkan empat tandon air untuk membantu sekitar 500 warga menghadapi krisis air bersih akibat kemarau panjang.
Kapolres Torut AKBP Yoseph Adi R. Sudrajat, S.H., S.I.K., M.I.K., mengecek langsung lokasi persiapan bantuan di Buntu Tinno’, Lingkungan Tonga’ Lebani, Kelurahan Pantanakan Lolo, Kecamatan Kesu’, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 10.30 WITA.
Dalam kunjungan tersebut, Ketua Bhayangkari Cabang Torut Ny. Rina Yoseph Sudrajat turut mendampingi Kapolres. Keduanya mengecek kesiapan sarana yang akan membantu warga mendapatkan air bersih.
Program Bhayangkari Peduli ini menjadi langkah Polri dan Bhayangkari untuk membantu warga menghadapi kemarau panjang. Karena itu, Polres Torut berkoordinasi dengan pemerintah setempat dalam menyiapkan fasilitas tersebut.
Sejumlah pejabat Polres Torut ikut mengecek lokasi. Mereka antara lain Kabag Ren Kompol Tu’ba Ta’bilangi Patanggu’, Kasi Propam AKP Damianus Nisa, Kasi Humas AKP Sette Marrung, S.H., Kasat Intelkam Iptu Desi Salinding, Kasat Samapta Iptu Yohanis Tanna, Kasat Binmas Iptu Pelipus M. Lapa, Kapolsek Sanggalangi Iptu Daniel, S.E., S.H., serta Ka SPKT Ipda Alex Parinding.
Camat Kesu’ Alpius Tulak Tondok, S.I.P., dan Lurah Pantanakan Lolo Yohana Napang, S.P., juga hadir. Mereka ikut mengecek perkembangan pembangunan sarana air bersih di Buntu Tinno’.
Saat meninjau lokasi, Kapolres melihat pekerja mengerjakan landasan tandon. Tim juga menyiapkan instalasi yang menghubungkan sumber mata air alami dengan tandon penampungan.
Polres Torut menyiapkan empat unit tandon. Setiap tandon memiliki kapasitas 2.200 liter. Dengan demikian, seluruh tandon dapat menampung 8.800 liter air.
Fasilitas tersebut akan membantu memenuhi kebutuhan air bersih sekitar 500 warga di Buntu Tinno’ dan sekitarnya. Warga nantinya dapat memanfaatkan air tersebut untuk kebutuhan sehari-hari.
Kapolres Torut mengatakan pihaknya menyiapkan bantuan tersebut untuk meringankan beban warga selama kemarau panjang.
“Program bantuan sumur bor ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri dan Bhayangkari terhadap kesulitan yang dialami masyarakat. Kami memahami betapa krusialnya kebutuhan air bersih, terutama saat memasuki musim kemarau panjang seperti sekarang,” kata Yoseph.
Menurut Yoseph, kerja sama Polri, Bhayangkari, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam mengatasi persoalan air bersih. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak menjaga fasilitas tersebut.
“Kami berupaya hadir memberikan solusi konkret. Harapan kami, fasilitas ini dapat mempermudah akses air bersih harian bagi warga di Buntu Tinno’ dan sekitarnya,” ujarnya.
Selain itu, Yoseph meminta warga merawat tandon dan seluruh instalasi pendukung. Ia berharap masyarakat menjaga fasilitas tersebut agar manfaatnya berlangsung dalam jangka panjang.
“Kami menitipkan sarana ini kepada masyarakat agar dapat dijaga dan dirawat bersama sehingga manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tambahnya.
Sementara itu, Polres Torut akan terus mendukung program sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat. Polri juga berkomitmen hadir membantu warga menghadapi berbagai persoalan, termasuk kesulitan air bersih selama kemarau panjang.
Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)





