Foto : Tampak Pjs Sangadi dan Masyarakat, saat memperbaiki jalan yang rusak.
Boltim, Sulutnews – Di khawatirkan mengancam keselamatan pengendara yang melakukan aktivitas sehari – hari. Warga Desa Bukaka Kecamatan Kotabunan Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), begitu antusias, secara swadaya melakukan tambal jalan berlubang dan rusak parah.
Jalan tersebut yakni, jalan penghubung antara Desa Bukaka dan Kecamatan Kotabunan, bertempat di lokasi perkebunan Bakan, berjumlah 6 titik yang akan di perbaiki.

Foto : Tampak kondisi jalan yang rusak.
Kegiatan itu, dipimpin oleh Penjabat Sementara (Pjs) Sangadi Desa Bukaka Masri Hala dan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Samsul Bahri Mamonto beserta Perangkat Desa, Sabtu 08 Juni 2024.
Pjs Sangadi Masri Hala, saat di jumpai oleh sejumlah awak media mengatakan, tujuan dari kegiatan ini agar pengendara baik roda 2 dan roda 4 yang akan melintas merasa aman, sebab jalan ini banyak tanjakan dan sangat berbahaya.
“Material yang kami gunakan yaitu semen, pasir serta kerikil. Jika di biarkan dan tidak di perbaiki, di khawatirkan akan mengancam keselamatan warga yang melintas untuk melakukan aktivitas sehari – hari,”Ucap Masri.
Lanjut Masri, ia mengucapkan terima kasih kepada Masyarakat atas keterlibatan mereka dalam hal pekerjaan untuk memperbaiki jalan dengan semangat.
“Sebagai bentuk kepedulian mereka dengan hal ini, Pemerintah sudah terbantukan dan semoga semangat ini akan terus terjalin,”Harapnya.
Hal senada yang di ucapkan oleh Ketua BPD Samsul Bahri Mamonto. Ia juga mengucapkan terima kasih atas semangat serta antusias warga setempat untuk memperbaiki jalan yang rusak.
“Semen, pasir dan kerikil yang Kami gunakan sebagian sumbangan dari beberapa warga setempat. Semoga dengan kegiatan ini bisa membuat kondisi jalan yang rusak parah menjadi lebih baik,”Jelas Ketua BPD.
Sementara itu, salah satu tokoh Masyarakat Hasan L Mamonto menjelaskan bahwa, pekerjaan ini atas inisiatif dari Masyarakat dan Pemerintah Desa,”Agar jalan yang kita gunakan untuk melintas sehari – hari menjadi lebih baik dan aman untuk dilintasi oleh pengendara,”Tutup Hasan.
Sekedar diketahui, pekerjaan yang mereka akan lakukan, di perkirakan memakan waktu 3 hari sebab, medan yang akan mereka tempuh untuk mengantar material sangat sulit. (Ayla)





