Sitaro.Sulutnews.com – Memiliki Topografi wilayah yang berbukit merupakan ciri Khas dari Sebagian besar wilayah Kampung Lia Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), tentunya, ancaman longsor selalu mengancam keamanan dari warga masyarakat Kampung Lia.
Maka untuk mengantisipasi keadaan ini, Pemerintah membangun Talud penahan tanah yang berlokasi di Lindongan 1.
Talud yang memiliki Panjang 17 M, Tinggi mencapai 2-7 M dan Lebar atas sebesar 40 Cm ini menelan Anggaran sekitar Rp135 jutaan yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2023.

Kapitalau Kampung Lia,Jon Lahengking, menjelaskan, tujuan pembangunan Talud penahan tanah tersebut.
“Untuk mengamankan pemukiman warga dengan menjaga kestabilan tanah agar tidak terjadi peristiwa tanah longsor,”terang Kapitalau.
“Selain itu, Talud yang dibangun juga untuk mengamankan Jalan utama yang menghubungkan Kampung Lia dan Apelawo,”imbuh dia.
Masih, kata Kapitalau, dirinya meminta kepada warga yang memiliki rumah disekitar Talud untuk menjaga dan merawat Talud yang ada dengan membangun drainase saluran air limbah rumah tangga agar tidak menambah beban yang berlebih terhadap Talud tersebut.
Diketahui, fungsi Talud adalah untuk menahan tanah yang bergerak atau untuk mencegah longsoran tanah. Dinding penahan tanah juga digunakan untuk menjaga kestabilan tanah di lereng atau di daerah yang rawan longsor





