Menu

Mode Gelap
BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe

Bengkulu Selatan · 8 Jan 2026 12:11 WITA ·

Anggaran Untuk Penguatan Ketahanan Pangan Desa Kotabumi Baru Diduga Fiktif Mana Lumbung Pangan Yang Dimaksud


Oplus_131072 Perbesar

Oplus_131072

Sulutnews.com Bengkulu Selatan – aneh tapi nyata inilah bahasa yang dapat di ungkapkan pada realisasi dana desa di desa Kotabumi baru kecamatan Seginim, pasalnya pemerintah desa ini anggarkan dana desa untuk penguatan ketahanan pangan membangun lumbung pangan dengan pagu anggaran senilai Rp.169.154.000.

Namun hingga saat ini bangunan lumbung pangan yang di maksud tidak jelas peruntukannya, yang ada semenjak bangunan tersebut selesai di bangun, gedung tersebut di gunakan untuk gedung paud yang diketahui anak didiknya di bawah sepuluh orang.

Beberapa warga desa kotabumi baru kecamatan Seginim yang mana namanya enggan disebut dalam pemberitaan saat di konfirmasi menjelaskan bahwa bangunan itu dibangun dengan dalih lumbung pangan hanya alibi pemerintah desa saja sebab semenjak bangunan tersebut dibangun tidak pernah sekalipun digunakan untuk lumbung pangan, namun digunakan untuk gedung paud.

“Mungkin pemerintah desa membuat bangunan tersebut untuk lumbung pangan karena menggunakan dana desa anggaran ketahanan pangan, namun diduga sudah direncanakan dari awal bangunan tersebut untuk gedung paud” ujar salah satu warga desa setempat yang namanya enggan disebut.

Sama halnya dengan apa yang dinyatakan oleh ketua BPD desa kotabumi baru kecamatan Seginim Sudian, beliau sempat menemui media ini untuk menjelaskan bahwa mereka (BPD) tidak menandatangani APBDes desa Kotabumi baru saat itu, hal itu dikarenakan mereka tidak menyetujui apa yang di anggarkan dalam APBDes tahun 2023 tersebut.

Namun meskipun ketua BPD desa Kotabumi baru Sudian menyatakan hal itu, pembangunan saat itu tetap berjalan yang pada akhirnya setelah tahun 2023 berlalu ketua BPD kembali menyatakan di tanda tangani akhirnya karena sebagian permintaan mereka sudah di realisasikan.

Arif salah satu penggiat di kabupaten Bengkulu Selatan menilai bahwa realisasi dana desa di desa Kotabumi baru pada tahun 2023 diduga tidak sah, sebab sesuai pengakuan BPD desa Kotabumi baru saat itu bahwa mereka belum menanda tangani APBDes namun realisasi tetap berjalan, hal itu timbulkan pertanyaan besar bagi pihak pihak terkait yang berkompeten melakukan monitoring serta audit di desa tersebut, apakah hal itu diketahui namun didiamkan atau bagaimana kita akan terus menelusuri hal tersebut.

“Dalam regulasi dana desa, realisasi, serta aset desa perlu di ketahui apabila terjadi peralihan fungsi aset desa maka hal itu mestinya di lakukan secara resmi dan melalui musyawarah. Namun penting di garis bawahi peralihan yang di maksud sudah barang pasti memang sebelumnya digunakan untuk lumbung pangan, namun akhirnya di peruntukan untuk gedung paud. Akan tetapi desa Kotabumi baru memang belum pernah memanfaatkan gedung tersebut menjadi lumbung pangan kira kira apa yang mau di alihkan” ujar Arif. (JN)

Artikel ini telah dibaca 1,356 kali

Baca Lainnya

Bupati, H. Rifai Tajudin, menjadi Pembina Apel Siaga Sensus Ekonomi 2026 di Halaman Kantor Bupati 

19 Juni 2026 - 16:41 WITA

Pemerintah Desa Keban Jati Kecamatan Ulu Manna Dukung Penuh Kegiatan Rutin Pembersihan Makam

19 Juni 2026 - 14:12 WITA

LPKA Kelas II Bengkulu Terima Taruna Poltekimipas untuk Laksanakan PKL dan KKN.

19 Juni 2026 - 13:40 WITA

Diharapkan Sanksi Tegas! Oknum Perangkat Desa Sukaraja Kecamatan Kedurang Ilir Diduga Lakukan Perbuatan Tidak Senonoh Terhadap  Anak Sekolah Dasar

19 Juni 2026 - 08:20 WITA

Koordinasi Wakil Bupati BS Terkait Program Replanting Tanaman Sawit Bersama Direktur Aneka Palma Kementerian Pertanian

18 Juni 2026 - 02:06 WITA

Sekdes Desa Gunung Kayo Segera Dilaporkan Sebut Pemberitaan Tidak Sesuai Dengan Kejadian Yang Sebenarnya

16 Juni 2026 - 17:14 WITA

Trending di Bengkulu Selatan