Sulutnews.com Bengkulu Selatan – belum lama ini polres Bengkulu Selatan menunjukkan kinerjanya dalam pemberantasan narkoba diwilayah hukumnya khususnya kabupaten Bengkulu Selatan, yang mana dua wanita diduga memiliki puluhan paket sabu yang berada di dalam tas dalam kos kosan yang diduga tempat wanita tersebut tinggal tepatnya di belakang gedung pemuda kabupaten bengkulu selatan.
Penangkapan ini di respon baik masyarakat Bengkulu Selatan, atas torehan polres Bengkulu Selatan dalam memberantas narkoba, Raihan yang sangat bagus patut menjadi satu kebanggaan masyarakat demi penyelamatan masyarakat Bengkulu Selatan dari barang haram tersebut, khususnya para generasi muda yang berpotensi dirusak oleh barang haram tersebut.
Salah satu warga juga menyampaikan agar kiranya dengan adanya penangkapan kedua wanita yang diduga kaki tangan salah seorang bandar yang berada di kabupaten tetangga inisial AC dapat segera amankan, hal itu dinilai penting melihat AC tidak menimbulkan efek jerah dalam berbisnis barang haram tersebut, AC semakin hari semakin menunjukkan seolah paling melawan dengan cara mengganti nomor bank tujuan transfer uang untuk pemesanan barang haram tersebut yang tadinya bank BCA saat ini berpindah ke bank jago atas nama M. Athiv Illanover.
Sesuai penelusuran media ini AC menggunakan nomor 085789816977 untuk menghubungi para pelanggannya agar mengirim sejumlah uang ke rekening bank jago sesuai yang tercantum diatas, yang kemudian AC akan mengirimkan foto tempat kaki tangannya menanam barang haram tersebut, bisnis haram ini diduga dioperasikan dari luar kabupaten Bengkulu Selatan yang sebelumnya diduga sudah di jemput dari tangan AC.
Atas adanya keberadaan AC dinilai salah satu penggerak barang haram di kabupaten Bengkulu Selatan mudah mudahan dengan berawal dari di tangkapnya kedua wanita pada waktu yang lalu AC juga segera dapat di amankan terlebih AC ini di ketahui salah satu resedipis kasus narkoba yang sudah keluar masuk tanpa adanya tobat, dan dinilai sudah sangat banyak merusak warga khususnya di kabupaten Bengkulu Selatan.
Hingga berita ini di terbitkan konfirmasi dengan pihak berkompeten lainnya masih sedang di upayakan untuk mendapatkan pemberitaan yang berimbang. (JN)




