Menu

Mode Gelap
DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global

Advetorial · 15 Jan 2024 19:41 WITA ·

Anak stunting dan Ibu Hamil Dapat Bantuan Susu Dari Dinkes Bolmong


Anak stunting dan Ibu Hamil Dapat Bantuan Susu Dari Dinkes Bolmong Perbesar

Bolmong,Sulutnews.com – Dinas Kesehatan Bolaang Mongondow (Bolmong) menyalurkan susu untuk anak stunting dan ibu hamil Kekurangan Energi Kronis (KEK). Penyaluran awal diserahkan secara simbolis oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bolmong Abdullah Mokoginta, yang didampingi Kepala Dinas Kesehatan Bolmong I Ketut Kolak SSos MKes di SDN Ayong Kecamatan Sang Tombolang dan SDN Mongkoinit Kecamatan Lolak, Senin (08/01/2024).

Menurut Kepala Dinkes I Ketut Kolak, ada 260 ibu hamil KEK penerima susu dan setiap ibu hamil mendapatkan 16 Dos dengan isi 400 gram, sementara anak stunting menerima 32 dos berisi 400 gram susu, dibagikan kepada 70 anak. “Kegiatan ini adalah bentuk untuk pencegahan dan menekan angka kasus stunting di Kabupaten Bolmong. Penanganannya bukan hanya soal pemberian gizi bagi kasus stunting, tapi ini dilakukan agar kasus stunting tidak bertumbuh lagi,” kata Ketut Kolak. Lanjutnya lagi, dengan pencegahan kasus stunting yang maksimal ini berati juga menyelamatkan masa depan.

Generasi baru adalah penerus kita, untuk itu Pemkab Bolmong secara penuh dan dengan bebas dari kasus stunting ini generasi muda kita kedepan bisa berkompetisi dan menjadi generasi emas, ” imbuhnya. Tak hanya itu, stunting bukan hanya dapat dicegah namun perlu dilakukan agar setelah kasus stunting tidak ada lagi kasus baru lainnya. “Selain menurunkan angka stunting tentunya harapan kita dengan kegiatan dan sosialisasi seperti ini tidak lagi memunculkan kasus stunting yang baru,” ujarnya.

Mantan kadis PPKB ini mendorong pemerintah desa agar mendukung program ini melalui alokasi dana desa dan meminta partisipasi masyarakat yang membawa bayi, balita dan ibu hamil ke posyandu. “Kami juga meminta kepada pemerintah desa juga mendukung program ini, dengan memberikan bantuan dari dana alokasi desa yang ada untuk bisa memberikan penguatan kepada ibu hamil yang ada di desa untuk bisa mengunjungi posyandu untuk pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan bayi balita,” simpulnya.(syil )

 

Artikel ini telah dibaca 1,166 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pemkab Bolmong Roling Jabatan 20 Eselon II dan 5 Plt Dilantik, Berikut Nama-namanya

20 April 2026 - 14:49 WITA

Penutupan Pendidikan & Pelatihan BCKS Telah Berakhir Siap Menjadi Calon Kepala Sekolah Berkompeten

17 April 2026 - 17:00 WITA

Pemkab Bolmong Raih Penghargaan Terbanyak Ajang Rakorda Kemendugbangga Sulawesi Utara

15 April 2026 - 15:08 WITA

337 Atlet Tinju Ikut Kejuaraan Bupati Cup 2026

13 April 2026 - 23:48 WITA

Kementrian Kelautan Survei Tiga Desa di Bolmong Bakal Dijadikan Kampung Nelayan

13 April 2026 - 23:12 WITA

Pemkab Bolmong Gelar Istighosah 1447 Hijriah Dipimpin Ulama Nasional Tuan Guru Bajang

10 April 2026 - 19:13 WITA

Trending di Bolmong