Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Advetorial · 13 Apr 2026 23:48 WITA ·

337 Atlet Tinju Ikut Kejuaraan Bupati Cup 2026


337 Atlet Tinju Ikut Kejuaraan Bupati Cup 2026 Perbesar

Tahuna, Sulutnes.com – Gemuruh sorak penonton menggema di GOR Membara Manente saat Kejuaraan Tinju Amatir Open Tournament Piala Bupati Kepulauan Sangihe 2026 resmi dimulai, Senin (13/04/2026).

Ajang bergengsi ini menjadi bukti nyata sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Pengurus Kabupaten Pertina Sangihe dalam mengangkat potensi atlet lokal ke panggung yang lebih luas.

 

Pembukaan kejuaraan dilakukan langsung oleh Michael Thungari yang dalam sambutannya menekankan pentingnya turnamen ini sebagai batu loncatan bagi para petinju daerah. Menurutnya, kejuaraan ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional Bela Diri 2026 yang akan digelar di Sulawesi Utara pada Juli mendatang.

“Ini adalah kesempatan emas bagi atlet kita untuk mengasah kemampuan sekaligus belajar dari petinju luar daerah. Pengalaman tanding akan sangat menentukan kualitas mereka ke depan,” ujar Thungari.

Ia juga memberikan perhatian khusus pada integritas pertandingan. Kepada para wasit, Bupati menegaskan agar menjunjung tinggi sportivitas dan profesionalisme. Tidak boleh ada ruang bagi intervensi, apalagi praktik “titipan”.
“Nasib atlet ada di tangan Anda. Nilailah dengan adil. Biarkan yang terbaik benar-benar keluar sebagai juara,” tegasnya.

Lebih dari sekadar olahraga, kejuaraan ini juga diharapkan membawa dampak ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran ratusan atlet dan official dari berbagai daerah diyakini mampu menggerakkan roda usaha kecil di sekitar arena pertandingan.

Di sisi lain, Ketua Panitia Johanis Pilat mengungkapkan tingginya animo peserta tahun ini. Sebanyak 337 atlet ambil bagian, terdiri dari 288 putra dan 49 putri, yang datang dari 36 sasana mewakili lima provinsi: Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Jawa Barat, dan Papua Barat.

Pembukaan turnamen turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakil Bupati Tendris Bulahari, Sekretaris Daerah Melanchton Harry Wolff, unsur Forkopimda, serta perwakilan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Rencananya, kejuaraan ini akan berlangsung selama sepekan, dengan partai puncak atau final dijadwalkan digelar pada Sabtu mendatang. Lebih dari sekadar perebutan gelar, ajang ini menjadi panggung pembuktian bagi para petinju muda untuk menunjukkan semangat juang dan kualitas terbaik mereka. (*/Advetorial)

Artikel ini telah dibaca 1,229 kali

Baca Lainnya

Meity Ponto Terima Amanat Baru, PAN Sangihe Siap Tancap Gas Menuju 2029

4 Mei 2026 - 23:08 WITA

Perbatasan Sangihe “Ditemboki” Aturan: Antara Kedaulatan Negara dan Ruang Hidup Warga

2 Mei 2026 - 19:57 WITA

Bergerak Dalam Senyap, PAN Sangihe Bangun Kekuatan

1 Mei 2026 - 11:42 WITA

Ironi May Day di Perbatasan Buruh Merdeka atau Terjajah

1 Mei 2026 - 10:23 WITA

Walet dan Listrik Jadi Sorotan di Kalama, Bupati Sangihe Janjikan Solusi Bertahap

30 April 2026 - 23:44 WITA

Bupati Thungari Kunjungi Kalama, Gelar Pasar Murah Hingga Pengobatan Gratis

30 April 2026 - 23:25 WITA

Trending di Sangihe