BOLMONG – Kinerja sektor pengendalian penduduk dan keluarga berencana di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) menunjukkan capaian impresif. Dalam ajang Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Kemendudukan dan Pembangunan Keluarga (KemendugBangga) Tahun 2026.
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Bolmong sukses meraih total 10 penghargaan sekaligus, terbanyak di antara kabupaten/kota lainnya yang ada di Sulawesi Utara (Sulut).
Kegiatan yang berlangsung di Ruang CJ Rantung, Kantor Gubernur Sulawesi Utara pada 15–16 April 2026 itu menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian program sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor. Dalam forum tersebut, DPPKB Bolmong dinilai mampu menghadirkan program yang tidak hanya konsisten, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.
Wakil Bupati Bolaang Mongondow turut menerima langsung deretan penghargaan tersebut, menegaskan komitmen pemerintah daerah dibawah Kepemimpinan Bupati Yusra Alhabsyi SE MSi dan Wakil Bupati Dony Lumeny., dalam mendukung penguatan program kependudukan dan pembangunan keluarga hingga ke tingkat desa itu dinilai berhasil.
Kepala DPPKB Bolmong, Julin Ester Papuling, mengungkapkan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh elemen, mulai dari jajaran dinas, penyuluh KB, PLKB, tenaga kesehatan, hingga kader di lapangan. Sinergi yang terbangun dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam mendorong peningkatan kualitas layanan serta capaian program.
Sepanjang tahun 2025, DPPKB Bolmong mencatatkan berbagai prestasi di sejumlah kategori strategis. Di antaranya, peringkat pertama pada pelayanan KB baru dalam momentum World Contraception Day, serta dominasi pada pelayanan IUD dan KB pasca persalinan dalam rangka HUT Ikatan Bidan Indonesia ke-74.
Tak hanya itu, capaian juga diraih pada kategori pelayanan KB metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP), pelayanan pasca persalinan dalam rangka Hari Keluarga Nasional ke-32, hingga penghargaan atas penyusunan dokumen Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK).
Pengakuan tertinggi juga diberikan atas keberhasilan program Bangga Kencana serta percepatan penurunan stunting di Bolmong, yang dinilai mampu menghadirkan pendekatan terintegrasi antara intervensi kesehatan dan pembangunan keluarga.
Capaian ini sekaligus mempertegas posisi Bolmong sebagai salah satu daerah dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan program kependudukan di tingkat provinsi. Ke depan, konsistensi dan inovasi program diharapkan terus diperkuat untuk menjawab tantangan pembangunan keluarga yang semakin kompleks.***







