BOLMONG – Kementrian Kelautan dan Perikanan hadir di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) melakukan Survei di tiga Desa yang bakal dijadikan kampung nelayan.
Tiga desa dinilai potensial untuk pengembangan kawasan nelayan terpadu, yakni Desa Sauk, Kecamatan Lolak, Desa Inobonto Dua, Kecamatan Bolaang, serta Desa Poigar Satu, Kecamatan Poigar.
Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bolmong turut mendampingi tim survei dari Kementerian dalam rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).
Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Bolmong, Syarir Mokoagow, mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional di sektor kelautan dan perikanan.
“Pemerintah daerah tentu menyambut baik program Kampung Nelayan Merah Putih ini. Kami siap mendukung penuh, mulai dari tahap survei hingga implementasi nantinya,” ujar Syarir Mokoagow Senin 13 April 2025.
Ia menjelaskan, ketiga desa yang disurvei memiliki potensi besar baik dari sisi sumber daya perikanan maupun aktivitas masyarakat nelayan yang aktif. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan utama tim KKP dalam menentukan lokasi pembangunan KNMP.
Selain itu, program Kampung Nelayan Merah Putih diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pembangunan infrastruktur, peningkatan kapasitas nelayan, hingga penguatan ekonomi berbasis kelautan.
“Harapan kami, dengan adanya program ini, kesejahteraan nelayan di Bolmong bisa meningkat signifikan. Ini juga akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah,” tambahnya.
Ia optimistis, dengan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, program ini dapat berjalan maksimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan di wilayah tersebut.***







