Manado, Sulutnews.com – Kepala Bidang Pendidikan Khusus Layanan Khusus ( Kabid PKLK) Dinas Pendidikan Daerah ( Dikda) Sulut Ibu Melinda Mamesah S.Pd.M.Pd mengatakan optimis program revitalisasi 6 Sekolah Luar Biasa ( SLB) di Sulut bisa terealisasi hinga 15 Desember 2025.
” Tim dari Kementrian Pendidikan Dasar dan Menengah ( Kemendikdasmen) sebagai pelaksana Proyek Revitalisasi terus memantau penyelesaian proyek di 6 SLB” kata Kabid PKLK Dikfa Sulut Melinda Mamesah kepada Jurnalis Sumikolah Sulut dikantornya Kamis (2/10) .
Proyek Revitalisasi untuk 6 SLB dari 44 SLB di Sulut merupakan program dari Kemendikdasmen untuk Revitalisasi 6 SLB dan juga 41 SMA dan 39 SMK di Sulut.
Kabid PKLK Melinda mengatakan, 6 SLB yang direvitalisasi itu dari Kementrian yang menentukan lewat Dapodik. Kita Dikda Sulut termasuk Bidang PKLK hanya bantu memantau dan menerima laporan Progres kerja dari Kepsek SLB. Proyek swakelolah itu dari Kemendikdasmen yang mengawasi proyeknya hinga tuntas nanti. Kita dari Bidang PKLK hanya membantu memantau dan jugq menerima laporan progres kerja proyek Revitalisasi.
Melinda bersyukur dapat proyek Revitalisasi dengan nilai Rp 10 miliar lebih. Ini memang sangat membantu sekali. Enam SLB itu tersebar dibeberapa Kabupaten dan Kota. Saat ini tim dari Kemendikdasmen sementara turun kelapangan untuk memantau proyek tersebut.
” Jadi kita optimis bisa rampung hinha 15 Desember 2025 batas waktu yang diberikan” ujar Melinda Mamesah. Dikatakan bila sudah terealisasi program Revitalisasi maka akan lebih baik proses belajar di SLB yang memang berbeda dengan di Sekolah lain.
Dengan prasarana dan sarana yang memadai maka akan lebih baik proses pendidikan khusus di SLB. Saat ini ada 44 SLB di Sulut dan milik swasta ada 38 SLB .(Fanny)






