Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Sitaro · 17 Jul 2025 19:47 WITA ·

Bupati Sitaro Hadiri Kunker Menteri ATR/BPN di Sulut, Dukung Penataan Agraria


Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit Perbesar

Bupati Sitaro, Chyntia Ingrid Kalangit

SITARO.sulutnews.com – Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Ingrid Kalangit, menghadiri kunjungan kerja Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, di Sulawesi Utara pada Kamis (17/07/2025).

Acara yang berlangsung di Wisma Negara, Bumi Beringin, Manado, dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman serta penyerahan sertifikat tanah bagi rumah ibadah dan aset milik pemerintah daerah. Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Sulut, kepala daerah, pejabat BPN se-Sulawesi Utara, serta tokoh lintas agama.

Bupati Kalangit menilai agenda ini selaras dengan fungsi kementerian dalam penataan ruang serta penyelesaian masalah agraria di daerah.
“Pak Menteri menegaskan bahwa kunjungannya bertujuan memperkuat kolaborasi lintas sektor agar program kementerian benar-benar dirasakan masyarakat di daerah,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron menyerahkan sertifikat tanah secara simbolis kepada empat organisasi keagamaan besar, yaitu MUI Sulut, Sinode GMIM, Keuskupan Manado, dan KGPM. Ia menegaskan langkah ini adalah upaya strategis pemerintah untuk memberikan perlindungan hukum terhadap aset keagamaan.

“Kalau tidak segera disertifikasi, aset tempat ibadah berpotensi memicu konflik di masa depan, apalagi jika nilai tanah meningkat,” kata Nusron. Ia menyebut dari 70 juta hektare tanah non-hutan di Indonesia, baru 55 juta hektare yang memiliki sertifikat. Di Sulawesi Utara sendiri, dari 8.061 bidang tanah rumah ibadah, baru 2.432 yang bersertifikat. Pada kunjungan ini, sebanyak 15 sertifikat tanah wakaf resmi diserahkan.

Karena itu, Menteri Nusron mengimbau kepala daerah dan tokoh agama mendorong masyarakat segera mensertifikasi tanah mereka demi kepastian hukum dan perlindungan aset.

Sementara itu, Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling menyambut baik kolaborasi pusat-daerah tersebut. Ia menegaskan, penyerahan sertifikat bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk perhatian nyata pemerintah pusat dalam memperkuat tata kelola pertanahan dan menjamin kepastian hukum bagi masyarakat.

 

Artikel ini telah dibaca 891 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

RDP DPRD dan Pemda Sitaro, ART: Pala Siau Berkualitas Terbaik di Dunia Harus Dijaga

23 Mei 2026 - 12:01 WITA

DPRD Tegas Tolak Kehadiran Alfamart dan Indomaret di Sitaro

23 Mei 2026 - 09:09 WITA

DPRD Sitaro Tetapkan Alfrets Ronald Takarendehang Sebagai Plt Ketua DPRD

21 Mei 2026 - 13:59 WITA

Barcelona Satu Angkut 24 Karung Pala, Irwan : Jangan Jadikan Siau Tempat “Cuci Pala”

21 Mei 2026 - 05:46 WITA

Pala dari Luar Masuk Siau, Nama Besar Pala Siau Dipertaruhkan

21 Mei 2026 - 04:50 WITA

Program Khusus MBG Siau Timur Selatan, Soni Maringka: 21 Relawan Dapat Beras Rutin

11 Mei 2026 - 13:59 WITA

Trending di Sitaro