Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Kotamobagu · 15 Jul 2025 19:01 WITA ·

Pemkot Kotamobagu Matangkan Arah Pembangunan 5 Tahun ke Depan Lewat Forum Strategis RPJMD


Pemkot Kotamobagu Matangkan Arah Pembangunan 5 Tahun ke Depan Lewat Forum Strategis RPJMD Perbesar

KOTAMOBAGU  – Pemerintah Kota Kotamobagu mulai menata masa depan pembangunan kota lima tahun ke depan. Melalui Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Pemkot menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) untuk menyusun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029, di Aula Kantor Bapelitbangda, Selasa (15/07/2025).

Forum ini bukan agenda biasa. Di sinilah masa depan Kotamobagu dirumuskan — dari strategi pembangunan, prioritas program, hingga target-target besar yang akan menggerakkan roda pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat lima tahun ke depan.

Sekretaris Daerah Kotamobagu, Sofyan Mokoginta, membuka langsung kegiatan ini dan menyampaikan pesan penting kepada seluruh peserta, mulai dari kepala OPD, camat, hingga stakeholder pembangunan lainnya.

“RPJMD ini bukan hanya dokumen. Ini adalah kompas pembangunan. Kalau kita salah arah, dampaknya akan dirasakan masyarakat. Karena itu, proses penyusunannya harus matang, transparan, dan melibatkan semua pihak,” tegas Sofyan dalam sambutannya.

Ia menambahkan, forum ini akan dilanjutkan dengan sesi desk — ruang diskusi intensif antara OPD dan tim Bapelitbangda — untuk mengelaborasi program-program prioritas dan indikator kinerja yang jelas dan terukur.

“Kita harus bicara data, bicara kebutuhan masyarakat, dan menyelaraskan semua itu dengan visi-misi kepala daerah. Jangan ada yang jalan sendiri-sendiri,” ujarnya.

Lebih jauh, Sofyan mendorong forum ini menjadi ajang kolaborasi, bukan sekadar rutinitas formalitas tahunan. Menurutnya, jika perencanaan sejak awal sudah dilakukan dengan serius, maka pelaksanaan ke depan pun akan lebih terarah dan berdampak.

“Mari kita jujur menyampaikan tantangan yang dihadapi. Kita butuh kerja sama, bukan basa-basi. Karena hasil dari forum ini akan menentukan wajah Kota Kotamobagu sampai tahun 2029,” kata Sofyan menutup sambutannya.

Kegiatan ini mendapat perhatian serius dari seluruh OPD yang hadir. Banyak dari mereka menyampaikan masukan dan usulan strategis, mencerminkan keseriusan dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Tak berlebihan jika kebijakan seperti ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain. Jarang ada pemerintah daerah yang menyusun RPJMD dengan pendekatan partisipatif dan berbasis data seperti yang dilakukan Pemkot Kotamobagu.***

Artikel ini telah dibaca 998 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasus Gusri Lawan Terus Bergulir, Meski Dialihkan Jadi Tahanan Kota

22 April 2026 - 09:19 WITA

Sangadi dan Lurah dari Timur hingga Utara Kotamobagu, Komitmen dalam Fokus Evaluasi Aparatur Desa

20 April 2026 - 18:05 WITA

19 April 2026 - 18:51 WITA

Birthday Party Revan – Gayatri Berlangsung Meriah, Sejumlah Tokoh Penting Hadir Ucapkan Selamat

18 April 2026 - 15:39 WITA

Pemkot Kotamobagu Segera Evaluasi Kinerja Sangadi dan Lurah Guna Pembinaan dan Pengawasan Daerah

13 April 2026 - 22:31 WITA

Perkuat Swasembada Pangan, Irjen Pol Kalingga Rendra Hadiri Panen Jagung Raya di Kotamobagu

10 April 2026 - 21:17 WITA

Trending di Kotamobagu