Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Manado · 23 Jul 2025 21:22 WITA ·

Kritik APBD, Anggota Bagar DPRD Henry Walokuw APBD Induk Tahun 2025 Tak Mampu Dikelolah Dengan Baik


Kritik APBD, Anggota Bagar DPRD Henry Walokuw APBD Induk Tahun 2025 Tak Mampu Dikelolah Dengan Baik Perbesar

Foto : Henry Walukow

MANADO,Sulutnews,com – Anggota Banggar DPRD Sulut Hendry Walukow mengatakan pentingnya pengelolaan anggaran induk sebagai fondasi utama sebelum berbicara soal perubahan anggaran.Karena dasar pembiayaan tahun 2025 ini adalah APBD induk. Kalau kita bicara perubahan, tapi APBD induk saja kita tidak mampu kelola dengan baik, lalu bagaimana kita mau bicara soal perubahan.

“Perlu dilakukan evaluasi terhadap perangkat daerah dengan anggaran terbesar, guna mengetahui sejauh mana efektivitas penyerapan anggaran”, ungkap Henry.

Sementara itu, menjawab hal tersebut Sekprov Sulut Thalis Gallang melalui kepada Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulut, Clay Dondokambey, untuk menyampaikan laporan realisasi anggaran hingga 18 Juli 2025, dari pagu pendapatan sebesar Rp3,7 triliun, baru terealisasi Rp1,49 triliun atau sekitar 40%. Sedangkan untuk belanja daerah, dari total pagu Rp3,58 triliun, baru terealisasi Rp1,2 triliun atau sekitar 34%.” Ada lima perangkat daerah dengan tingkat penyerapan anggaran mulai dari yang terendah Dispora: 62%, Dinas Perhubungan: 54%, Dinas Kehutanan: 53%, Badan Penghubung: 52%, dan Badan Perbatasan: 51%.,” ungkap Clay.

Selanjutnya Clay juga menyoroti 15 perangkat daerah yang serapannya masih di bawah rata-rata (42%), di antaranya: Dinas Perkimtan: 8%, BKAD: 22%, Kesbangpol: 24%, PUPRD: 28% dan Dinas Tenaga Kerja: 31% dan Dinas Pangan: 32%. Dikda: 33%, Disperindag: 35%, Dinas Kominfo & Dinas Sosial: masing-masing 36%, Dinas Kesehatan: 37%, Dinas Kebudayaan: 39%, BPBD & BKD: masing-masing 40% dan Bapenda: 42%“Ini mungkin bisa menjadi gambaran awal posisi realisasi anggaran sampai dengan 18 Juli 2025.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,234 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perdamaian Sengketa Pinjaman Rp10 Miliar Tuntas,Wenny Lumentut : Semua Sudah Clear

23 Oktober 2026 - 07:40 WITA

El Nino dan Kabut Asap Pengaruhi Pelayaran – KSOP Manado Imbau Kapal Waspada Selalu Pantau BMKG

22 Oktober 2026 - 19:47 WITA

Pertamina Patra Niaga Buka Peluang Pasar 8 UMK Binaan Tampilkan Produk Lokal Unggulan di Mantos 3

21 Oktober 2026 - 16:37 WITA

Elizabeth Runtu : Momentum HUT ke-62 Partai Golkar Jadi Pengungat Kepercayaan Rakyat

21 Oktober 2026 - 14:54 WITA

Pasokan BBM Bertambah, Pertamina Pastikan Penyaluran di Manado, Sangihe, dan Sekitarnya Semakin Kondusif

20 Oktober 2026 - 23:25 WITA

Kapolda Sulut Irjen Pol. Yudho Hermanto Silaturahmi Kamtibmas di Kawasan Wisata Kuliner Jalan Roda Manado

20 Oktober 2026 - 19:26 WITA

Trending di Kepolisian