Manado,Sulutnews.com – Arah strategi Pembangunan Provinsi Sulut yang dipimpin Gubernur Yulius Selvanus SE dan Wakil Gubernur Dr Viktor Mailangkay SH MH telah memasuki babak baru dimana Visi dan Misi serta Program Prioritas menjadi perhatian serius.
Hal tersebut dikatakan Kadis Infokom Persandian Dan Statistik Sulut Steven Liow S.Sos.MM kepada wartawan Minggu (15/6) malam
Menurut Steven Liow kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur akan membawa perubahan besar bagi Warga sulawesi Utara
Bahkan salah seorang warga Delber Mongan SH MH yang juga salah satu Dosen Unima menilai, Visi Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan memiliki Nilai mendalam dalam mewujudkan Peecepatan pembangunan.
Namun Dengan adanya Kalimat berkelanjutan pada Visi Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Viktor Mailangkai ini adalah pertanda yang sangat baik untuk arah Pembangunan Sulut semakin jelas dimana Kepemimpinan Sejak Pak Gubernur Sinyo Sarundajang dan Pak Gubernur Olly Dondokambey sebagai peletak DI Pembangunan di Sulawesi utata khusus dalam memainkan peran Sulawesi Utara baik di Indonesia maupun di Dunia international dimana kedudukan geografis dan Peluang bangkit untuk memasuki perdagangan dunia semakin Terbuka lebar.
Dimana dimana Fakta setelah dua minggu memimpin Sulut Gubernur Yulius dan Wakil Gubernur Viktor yelah menerima Turis dari Negeri Tirai hambu Cina, Begitu juga Dunia eksport dimana Gubernur Yulius Selvanus sudah tiga kali dalam seratus hari melepas eksport dari Sulawesi Utara.
Hal ini menunjukan Beliau mampu mendorong Dunia industri dan dunia perdagangan bangkit ,Amat terlebih Dunia pariwisata. Maka hal ini patut diapresiasi , ” Cukup baik kepemimpinannya” Ujar Dosen Hukum Unima Manado Delbert Kontan SH MH.
Tantangan Kedepan Adalah Masalah Regulasi dan tata kelola layanan Khusus Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus ( KEK) Manado-Bitung , dan KEK Pariwisata Likupang Harus diseriusi amat terlebih Pengelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) termasuk PT Pembangunan Sulut segera dibenahi baik regulasi dan tata kelolanya.
Karena ini menurut Mongan adalah Peluang Gubernur dan Wakil tunjukan ada percepatan di Sulawesi Utara menjadikan Manado Minut Bitung Kawasan Metropolitan baru yang memiliki kawaasan industri , Paeiwisata dan Pelabuhan yang memadai guna dukung ekport dan import dan hubbport bagi perdagangan dikawasan Indonesia timur serta Asia Pasifik maka sulut dipastikan akan menjadi Propinsi dengan kemajuan pesat.
Hal ini bisa dicapai apabila Regulasi aturan dari pusat dan didaerah dapat dituntaskan dengan cepat untuk memberi ruang bagi Sulut agar memiliki Peluang mengelola potensi yang ada.
Juga menurut Mongan masalah anggaran dari pusat yang tersumbat dana KEK Bitung dan KEK Pariwisata Likupang. dipindah kedaerah lain termasuk Dara Center yang awalnya akan dibangun di Sulut akhirnya dipindahkan , saya kira seorang Mayjen TNi (Purn) Yulius Selvanus Mampu Merebut Kembali Dengan Pendekatan Sandi Yudha Kalau Dimiliter ” Kopasus” Beliau pakarnya. Mengapa sejak jaman kemerdekaan Dan dari orde lama , orde baru dan sampai Pasca reformasi Sulut cuma angin Sorga , sekalipun dengan keyakinan Bung Samtratulangi sejak tahun 1920-an Telah menjelaskan bahwa perdagangan diduni akan bergeser ke Asia Pasifik dan hal ini terbukti negara dengan neraca perdanganan terbesar ada di Asia Pasifik dan Sulut ada di Bibir Pasifik.
” Jadi saya yakin Gubernur dan Wakil Mampu melakukan hal ini dan tanda tandanya sudah jelas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) 2025-2030 Telah tergambar tinggal kita tunggu realisasinya.
Hal Senada disampaikan oleh Ventje Pinontoan pengamat Sosial Kemasyarakatan secara terpisah. Menurutnya dalam Tata kelola Pemerintahan Gubernur Yulius dan Wagub Viktor sangat akomodatif dan aspiratif .
Kondusif Rukun
Kita kondusif baik pasca Pilkada dan pada saat pelantikan Pembangunan Anti Korupsi jelas terdengar, dan pembangunan kerukunan, toleransi sementara dirajut. Setelah beberapa kegiatan di Bolmong baik kegiatan Keagaaman nampak terasa hidup toleransi dan rukun terjaga begitu pula masalah Kamtibmas sekalipun ada dentuman kecil namun jajaran Kepolisian dan TNi segera merespon kondisi wilayah sangat baik , begtu juga dengan komonikasi publik oleh Kominfo Sulut mampu menjaga agar rakyat tetap aspiratif artinya demokrasi jalan dan tuntutan masyarakat cepat direspon termasuk penanganan bencana Manado, Minahasa Bolmong dan didaerah Kepulauwan “:Saya kira saat ini masih sangat kondusif” Ujar Ventje Pinontoan Pengamat Sosial.
Lain Halnya dengan Ventje Ruumam Pengamat Pemerintahan , Tata kelola dan Sumber Daya Manusia dpemerintahan di Sulut masih terjaga dengan baik dan bekerja maksimal amat terlebih Sulut dapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK- RI terhadap LKPD tahun 2024 ini pertanda Positif Dimana Gubernur dan Wagub tidak mau ambil langkah copot mencopot beliau tau persis kinerja bawahan dan pembantunya dan kalaupun lambat karena ada regulasi tapi dalam berbagai kegiatan aparat termasuk eselon dua diuji kecepatan kerja dan kecermatan dalam penanganan masalah termasuk menyusun Skema Kerja yang didukung regulasi saya anggap luar biasa.
Hal ini nyata ketika diberbagai Media Kadis Kominfo menyapaikan arahan Gubernur dengan target kinerja yang tinggi apalagi dalam pembahasan RPMJ sampai larut malam juga melaksankan kegiatan strategis pola sandi yudha menguji aparat Sulut benar benar akan membawa perubahan kalau dulu mendukung kegiatan dengan pendekatan strategi politik maka saat ini pendekatan strategi Perang maka saya berharap akan berdampak sangat baik bagi Sulut kedepan karena Lompatan pembangunan akan terasa amat terlebih dengan banyaknya Menteri yang datang hal ini menjawab bahwa kedekatan Gubernur bersama Presiden RI Sangat dekat.
Hal terbukti banyak program strategis nasional akan dilaksanakan di Sulut. Dan pasti Sukses.” Jadi Sulut pasti berubah kedepan” kata Ventje. (Fanny)





