Menu

Mode Gelap
Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix

Bisnis · 20 Mei 2025 22:12 WITA ·

Raih Profitabilitas Penuh di 2024, Hypefast Dorong Ekspansi Brand Lokal Hingga 9.000 Titik di Asia Tenggara


Raih Profitabilitas Penuh di 2024, Hypefast Dorong Ekspansi Brand Lokal Hingga 9.000 Titik di Asia Tenggara Perbesar

Hypefast menutup tahun 2024 dengan pencapaian penting: mencatat profitabilitas penuh untuk pertama kalinya, menjual lebih dari 21 juta produk, dan memperluas distribusi ke lebih dari 9000 titik di Asia Tenggara.

JAKARTA – Hypefast
menutup tahun 2024 dengan pencapaian penting: mencatat
profitabilitas penuh untuk pertama kalinya, menjual lebih dari 21 juta produk,
dan memperluas distribusi ke lebih dari 9.000 titik di Asia Tenggara.

Sebagai house of brands terbesar untuk brand lokal di Indonesia, Hypefast menaungi lebih dari 10 brand dari berbagai kategori seperti kecantikan, fashion, dan
kebutuhan ibu & anak—termasuk Luxcrime, Cessa, dan Bohopanna. Dengan
pendekatan berbasis kolaborasi dan teknologi, Hypefast menjadi penggerak utama
pertumbuhan brand lokal di Asia Tenggara.

Pencapaian tersebut
ditandai dengan penjualan
lebih dari 21 juta produk yang berasal
dari kanal online dan offline. Sebagai strategi untuk menjawab tren
konsumen digital, Hypefast melakukan live
shopping
sebagai pendekatan utama dalam berjualan. Sepanjang 2024, lebih
dari 63 ribu jam livestreaming dilakukan
di platform Shopee dan TikTok. Strategi ini terbukti menciptakan koneksi
langsung antara brand dan konsumen,
serta menghidupkan pengalaman belanja digital yang lebih humanis dan
interaktif.

Menyadari
bahwa perkembangan di kanal online saja tidak cukup, Hypefast juga memperkuat
strategi offline dengan membuka lebih dari 9.000 titik distribusi di Indonesia,
Singapore, dan Malaysia. Sebagai pasar utama, Hypefast
telah menjangkau 93% wilayah
Indonesia, termasuk area terpencil, berkat kerja sama erat dengan mitra
distribusi lokal.

CEO
dan Founder Hypefast, Achmad Alkatiri mengungkapkan bahwa pertumbuhan bisnis
dan dampak sosial adalah dua sisi dari koin yang sama. Di tahun 2024, lebih
dari 2.000 individu dari mitra manufaktur, gudang, dan distribusi merasakan
dampak positif langsung dari kolaborasi yang erat dengan Hypefast. Mayoritas
dari mereka merupakan tenaga kerja terdedikasi
yang mendukung operasional Hypefast, berkontribusi pada penciptaan lapangan kerja baru serta peningkatan
kesejahteraan komunitas lokal.

Hypefast
juga menekankan inklusivitas dan kesetaraan dalam kepemimpinan. Saat ini, 70%
dari jajaran manager di perusahaan merupakan perempuan. Ini merupakan hasil
nyata dari upaya perusahaan dalam membangun lingkungan kerja yang inklusif dan
setara. Lebih lanjutnya, kesenjangan gaji antar gender di Hypefast tercatat di bawah 3% untuk semua jenjang jabatan.
Angka ini mencerminkan komitmen Hypefast terhadap
prinsip Gender Equal Pay secara
konsisten.

“Capaian ini adalah hasil dari desain organisasi yang menjunjung prinsip
meritokrasi dan progresif.
Kami percaya, kesetaraan bukan sekadar narasi, tapi harus dibuktikan dalam
struktur hingga operasional perusahaan,” ujar Achmad.

Sejak
tahun 2020, Hypefast telah menjadi rumah bagi berbagai brand lokal ternama dari beragam
kategori. Hingga saat ini, portfolio
brand di bawah naungan
Hypefast mencakup Luxcrime,
Cessa, Bohopanna, Nona Rara Batik, Nyonya Piyama, Nyonya Nursingwear,
WearStatuQuo, Koze, dan Fabil Natural. Melalui kolaborasi erat dengan para
pendirinya, Hypefast berkomitmen untuk mengakselerasi pertumbuhan brand lokal agar tidak hanya kuat di
dalam negeri, tetapi juga kompetitif di pasar regional dan global.

“2024
adalah tahun validasi. Kami membuktikan bahwa brand lokal Indonesia bisa
bertumbuh cepat sekaligus sehat secara finansial. Fokus kami ke depan adalah
memperkuat daya saing di Asia dan memperluas dampak ke lebih banyak individu
dan komunitas,” tutup Achmad.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 947 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Di Tengah Gejolak Global, Bitcoin Tetap Jadi Pilihan Utama Investor Crypto Baru di Indonesia

30 Mei 2026 - 18:30 WITA

Pererat Kebersamaan dengan Masyarakat, SUCOFINDO Salurkan Bantuan Hewan Kurban di Kelurahan Pancoran

30 Mei 2026 - 18:03 WITA

Lindungi Pelanggan, KAI Lakukan Sanksi Blacklist bagi Pelaku Pelecehan Seksual

30 Mei 2026 - 17:12 WITA

Hal yang Mendorong Keputusan Belanja, Apa Saja?

30 Mei 2026 - 16:34 WITA

Sambut Libur Idul Adha 2026, KAI Bandara Yogyakarta Sediakan 84.112 Seat dan Hadirkan Layanan Flexi Premium

30 Mei 2026 - 15:17 WITA

KAI Bandara GELAR SOSIALISASI KESELAMATAN DI JPL 683 STASIUN WATES

30 Mei 2026 - 15:13 WITA

Trending di Bisnis