Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 30 Mei 2026 18:30 WITA ·

Di Tengah Gejolak Global, Bitcoin Tetap Jadi Pilihan Utama Investor Crypto Baru di Indonesia


Di Tengah Gejolak Global, Bitcoin Tetap Jadi Pilihan Utama Investor Crypto Baru di Indonesia Perbesar

Jakarta, 30 Mei 2026 — Di tengah meningkatnya ketidakpastian global akibat konflik geopolitik di Timur Tengah, Bitcoin (BTC) tetap menjadi aset digital pilihan utama bagi banyak investor crypto baru di Indonesia.

Dalam beberapa bulan terakhir, market crypto bergerak semakin sensitif terhadap perkembangan konflik Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Eskalasi militer yang memicu kenaikan harga minyak dan kekhawatiran inflasi global beberapa kali menekan harga Bitcoin secara signifikan. Sebaliknya, kabar terkait ceasefire atau optimisme negosiasi damai cenderung mendorong pemulihan harga BTC dengan cepat.

Meski volatilitas meningkat, data dan perilaku user di platform FLOQ menunjukkan tren yang berbeda di level retail Indonesia: minat terhadap Bitcoin sebagai aset digital pertama masih tetap kuat.

“Di tengah market yang bergerak sangat dipengaruhi headline global, kami justru melihat banyak user baru tetap memilih Bitcoin sebagai entry point pertama mereka ke dunia aset digital,” ujar Yudhono Rawis, CEO dan Founder FLOQ. “Ini menunjukkan bahwa kepercayaan terhadap Bitcoin sebagai aset jangka panjang masih sangat kuat, bahkan ketika market sedang penuh ketidakpastian.”

Selain menjadi aset pertama yang paling banyak dipilih user baru, FLOQ juga melihat meningkatnya perilaku akumulasi bertahap atau dollar-cost averaging (DCA) di kalangan investor retail. Banyak user mulai melakukan pembelian rutin dalam nominal kecil dibanding mencoba menebak titik bottom market. Tren ini mencerminkan perubahan perilaku investor Indonesia yang mulai lebih fokus pada strategi jangka panjang dibanding sekadar mengejar momentum jangka pendek.

Secara global, Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan hubungan yang semakin erat dengan faktor makro ekonomi dan geopolitik. Sejak akhir Februari 2026, beberapa eskalasi konflik Iran tercatat memicu koreksi tajam di market crypto, termasuk penurunan BTC menuju area low US$60 ribu hingga pada saat ini diperdagangkan di kisaran harga US$73,500 (data diambil pada 30 May 19.15 WIB).

Di sisi lain, optimisme terkait de-eskalasi konflik dan pembukaan jalur perdagangan global seperti Strait of Hormuz beberapa kali memicu rebound Bitcoin kembali menuju area high US$70 ribu hingga sempat mendekati US$80 ribu.

Menurut FLOQ, kondisi ini menunjukkan bahwa dalam jangka pendek Bitcoin masih bergerak sebagai aset risk-on yang sensitif terhadap sentimen global, khususnya terkait harga minyak, inflasi, dan ekspektasi suku bunga.

Namun di balik volatilitas tersebut, adopsi retail Indonesia terhadap Bitcoin justru terus menunjukkan fondasi yang semakin matang.

“Investor baru mulai memahami bahwa market tidak selalu harus ditiming secara sempurna,” tambah Yudhono. “Banyak yang sekarang memilih membangun eksposur secara bertahap melalui aset yang paling mereka percaya dan paling mereka pahami, dan saat ini Bitcoin masih menjadi aset tersebut.”

FLOQ melihat tren ini sebagai bagian dari evolusi market crypto Indonesia yang mulai bergerak ke arah perilaku investasi yang lebih disiplin, teredukasi, dan berorientasi jangka panjang.

Seiring market global yang masih akan dipengaruhi perkembangan geopolitik dan kondisi ekonomi dunia, FLOQ menilai edukasi dan pemahaman strategi investasi akan menjadi faktor penting bagi investor retail dalam menghadapi volatilitas market ke depan.

Tentang FLOQ

FLOQ adalah platform perdagangan aset digital yang berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman investasi yang aman, transparan, dan mudah diakses oleh masyarakat. Dengan fokus pada inovasi, edukasi, serta kepatuhan terhadap regulasi, FLOQ bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital di Indonesia. FLOQ memiki komunitas aktif dengan lebih dari 250,000 followers yang bergabung di 7 platform social media, 25,000 anggota komunitas aktif dan juga platform yang berkomitmen untuk meningkatkan edukasi bagi setiap pengguna dan publik dengan penyediaan FLOQ Akademi yang dapat diakses tanpa biaya. Hingga saat ini, FLOQ telah mencatat lebih dari 1,8 juta pengguna terdaftar and 2 juta App downloads dan mendukung 100+ aset digital. Dengan fokus pada pengembangan ekosistem dan kolaborasi strategis, FLOQ bertujuan menghadirkan manfaat nyata bagi penggunanya di era ekonomi digital. 

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 951 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pilihan Mobil Makin Beragam di GIIAS 2026, BRI Finance Tawarkan Pembiayaan Lebih Terukur

4 Agustus 2026 - 20:25 WITA

Hadirkan BRIF Sunday Auto Corner, BRI Finance Mudahkan Warga Bali Wujudkan Mobil Impian

4 Agustus 2026 - 20:23 WITA

Perawatan LRT Jabodebek Berlangsung Saat Malam, Tim Kesehatan Jaga Kondisi Petugas

4 Agustus 2026 - 19:33 WITA

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Kepedulian Sosial melalui Aksi Donor Darah Sri Pamela Medika Nusantara

4 Agustus 2026 - 19:20 WITA

Cara Menentukan Tujuan Menabung Sesuai Rencana Hidup

4 Agustus 2026 - 18:19 WITA

CLEAR Bagikan Tips Punya Rambut dan Kulit Kepala Sehat Seperti Cristiano Ronaldo

4 Agustus 2026 - 17:51 WITA

Trending di Bisnis