Menu ✖

Mode Gelap
Geger! KSP Listyo Sigit Jadi Tersangka Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo, Dua Jenderal Polri Ikut Terseret Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar

Bitung · 14 Mei 2025 20:15 WITA ·

KKP Tangkap Kapal Ikan Asing Asal Filipina


 KKP Tangkap Kapal Ikan Asing Asal Filipina Perbesar

Bitung, Sulutnews.com – 12 Mei 2025 – Aksi tegas Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali membuahkan hasil. Sebuah kapal ikan asing (KIA) berbendera Filipina berhasil diciduk saat melakukan penangkapan ikan ilegal di wilayah Perairan Kepulauan Talaud, Laut Sulawesi, Senin (12/5).

Kapal bernama M/BCA OMRAD 01 itu ditangkap oleh Kapal Pengawas Hiu 15 yang dikomandoi oleh Nakhoda Jently Martino Rembet, di bawah pengawasan langsung Stasiun PSDKP Tahuna.

Kapal jenis pump boat itu diketahui menggunakan alat tangkap hand line, dengan target utama ikan tuna komoditas ekspor bernilai tinggi di Indonesia.

Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Pung Nugroho Saksono atau akrab disapa Ipunk, menyatakan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras tim pengawasan, bahkan di tengah momen libur panjang.

“Ini wujud komitmen kami, bahwa laut Indonesia tetap kami jaga meskipun di tengah libur panjang” tegas Ipunk.

Penangkapan ini menandai kapal keempat yang berhasil diamankan KKP selama dua pekan terakhir di bulan Mei.

Total, sudah tiga kapal Filipina ditangkap dalam bulan ini saja, memperlihatkan intensitas ancaman aktivitas illegal fishing di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI).

Ipunk menjelaskan bahwa kapal tersebut telah terdeteksi melalui Command Center KKP, yang kemudian direspons cepat oleh tim di Tahuna. Saat dilakukan pemeriksaan, kapal tidak memiliki izin berusaha dari pemerintah Indonesia, membawa hasil tangkapan ikan tuna, dan diawaki oleh tiga orang berkewarganegaraan Filipina.

“Kapal ini telah terpantau di Pusat Pengendalian (Command Center) KKP, sehingga kami perintahkan tim di Tahuna untuk melakukan pencegatan (intercept) dan berhasil,” terangnya.

Saat ini, kapal telah diamankan dan diarahkan menuju Stasiun PSDKP Tahuna, Sulawesi Utara untuk proses hukum lebih lanjut.

Kepala Stasiun PSDKP Tahuna, Martin Yermias Luhulima, membenarkan bahwa pihaknya terus meningkatkan patroli dan pengawasan laut sebagai langkah preventif dan represif terhadap pelanggaran hukum di laut Indonesia.

Sementara itu, Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, menegaskan komitmen KKP dalam memberantas praktik illegal fishing tanpa kompromi.

Berdasarkan data resmi KKP hingga Mei 2025, sudah 21 kapal pelaku illegal fishing ditangkap, terdiri dari 4 kapal Filipina, 2 kapal Vietnam, 1 kapal Malaysia, 1 kapal China, dan 13 kapal Indonesia.

(Tzr)

Artikel ini telah dibaca 1,060 kali

Baca Lainnya

Hengky Honandar Tutup Latsar CPNS Pemkot Bitung 2026

3 November 2026 - 20:36 WITA

133 Warga Terima SK Kewarganegaraan, Bapelkum Bitung Hadiri Penyerahan

2 November 2026 - 14:40 WITA

Pasti Ada Solusi

Lebih dari 4.000 WNI Undocumented di Seluruh Dunia Telah Terima SK Penegasan Status Kewarganegaraan dari Kemenkum RI

1 November 2026 - 20:10 WITA

Serentak, Kemenkum RI Tegaskan Status 4.000 WNI Tanpa Dokumen di Seluruh Dunia 

1 November 2026 - 20:09 WITA

Foto Bersama usai 133 Warga Filipina Menerima SK Penegasan Status Kewarganegaraan RI di Kota Bitung, Sulawesi Utara. Minggu(01/126)

133 Warga Filipina Menerima SK Penegasan Status Kewarganegaraan RI di Bitung

1 November 2026 - 15:41 WITA

Direktur Tata Negara pada Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (Ditjen AHU) Kementerian Hukum RI, Dulyono

Edukasi Hukum, Bapelkum dan STIE PETRA Bitung Bahas Perkembangan Hukum Pidana di Indonesia

29 Oktober 2026 - 22:14 WITA

STIE PETRA Bitung
Trending di Bitung