Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 9 Des 2024 01:39 WITA ·

Pdt Royke Kaintjem : Natal Jemaat Harus Bergembira dan Saling Mengasihi Serta Hidup Damai


Pdt. Royke Kaintjen menyampaikan khotbah dari kitab Injil Lukas 2 : 8-20 Perbesar

Pdt. Royke Kaintjen menyampaikan khotbah dari kitab Injil Lukas 2 : 8-20

Manado, Sulutnews.com – Ibadah Pohon Terang menyambut Natal Yesus Kristus Jemaat Kolom 3 GMIM Galilea Malalayang 2 berlangsung khikmat, Sabtu (7/12/2024). Dihadiri semua Jemaat Kolom 3 dan undangan.
Ibadah diawali dengan ucapan selamat datang oleh Diaken kolom 3 Niko Wattimena.

Acara dilanjutkan dengan Ibadah yang di pimpin oleh Pendeta Pelayan Jemaat GMIM Galilea Pdt. Royke Kaintjem. STh, MTh dengan khotbahnya yang diambil dalam kitab Injil Lukas 2 : 8-20.

Pdt. Keintjem mengatakan, hari ini moment bagi kita bertemu dalam kasih dan hadiratnya, bergembira dan bersukacita dalam persekutuan yang akrab penuh kasih persaudaraan yang rukun dan damai.

Katanya, Tuhan memperkenankan jemaat kolom 3 boleh mendesain tempat ini, mereka benar-benar larut dalan sukacita dan kebahagiaan.

“Sebab persekutuan jemaat kolon 3 juga adalah bagian dari pelayanan yang Tuhan percayakan untuk berperayaan, untuk menyambut Dia yang sudah datang dan akan datang,” ucap Pdt. Keintjem

Katanya, sesuatu yang mau di tunjukan Tuhan kepada kita adalah bahwa Dia Allah yang datang dalan wujud manusia.

“Ia hadir ditempat yang tidak layak, tapi bagi Allah itu adalah tempat yang layak,” ungkap Pdt Keintjem.

Perayaan Natal ini banyak bahasa,yang mau dibahasakan. Natal adalah ungkapan syukur, nuansa kegembiraan, kasih dan pembawa damai sejahtera.

“Ia yang telah lahir di Betlehem dan Dialah yang telah hadir ditengah tengah persekutuan kita,” ucap Pdt Keintjem.

Kata Pdt. Keintjem, Memaknai Natal kita tidak harus melakukan dengan berbagai kemewahan sebab perayaan Natal itu mengajarkan tentang kesederhanaan.

“Jangan sampai ketika kita berperayaan sambut Natal, jangan kita terbebani atau kita dibatasi sesuatu yang tidak ada pada kita dalam hal ini baju baru dan sebagainya,” pesannya.

Pdt. Keintjem berpesan, pesan yang mau kita bawa adalah pesan damai yang membawa berkat bagi setiap orang.

“Dengan Natal, mari kita hapus semua kesalahan.. Mari kita merendahkan diri dan datang kepada Dia ” pungkas Pdt. Keintjem.

Ibadah di isi dengan tarian oleh ASM dan puji-pujian oleh kolom 3 serta puji-pujian dari jemaat Gereja lain. Ibadah juga ditandai pemberian bingkisan Natal dan . ( Fanny)

Artikel ini telah dibaca 1,086 kali

Baca Lainnya

Kibarkan Merah Putih Raksasa 14×21 Meter, Kodam XIII/Merdeka Nyatakan Semangat Juang 81 Tahun Indonesia

1 Agustus 2026 - 23:40 WITA

Lima Putra-Putri Terbaik Asal Nyiur Melambai Lolos Akpol 2026, Polda Sulut Beri Pesan Spesial!

1 Agustus 2026 - 23:21 WITA

Ruben Saerang: Banyak Pendeta Perempuan GMIM Memiliki Leadership dan Semangat Melayani Bisa Menjadi Ketua BPMS Sinode GMIM 

30 Juli 2026 - 15:52 WITA

Sebanyak 459 Calon Mahasiswa Jalur Mandiri T2 Gelombang Kedua Lulus di Unsrat Manado

29 Juli 2026 - 23:11 WITA

Forward Sulut Ngopi Bareng Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut

29 Juli 2026 - 10:18 WITA

Retrubusi 63 Blok Pertambangan Rakyat Sulut Mencapai Rp.5 Triliun. Hendry Walukow Segera Ditindak Lanjuti

29 Juli 2026 - 10:07 WITA

Trending di Manado