Menu

Mode Gelap
Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu

Manado · 15 Nov 2024 17:01 WITA ·

Ribuan Satgas Cakrabuana PDI-P Siap Kawal Pilkada Sulut


Satgas Cakrabuan Siap Mengawal Pilkada se Sulawesi Utara.(1st) Perbesar

Satgas Cakrabuan Siap Mengawal Pilkada se Sulawesi Utara.(1st)

Editor: Michael G. Tumiwang/UKW6508

Manado, SN – Ribuan satgas Cakrabuana PDI Perjuangan (PDI-P) Sulawesi Utara (Sulut) siap mengawal pilkada Sulut dengan menggelar apel di Lapangan Sparta Tikala Manado, Jumat (15/11/2024).

Dibawah pimpinan Komandan Satgas Cakrabuana Nasional Komarudin Watubun yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kehormatan, aple dihadiri pengurus teras DPP PDI Perjuangan, seperti Ronny Talapessy, Ganip Warsito dan Aryo Adhi Dharmo.

Terlihat juga hadir Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw dan Letjen Alfred Denny Tuejeh (SK-ADT), Brigjen TNI Mar (Purn) Donar Philip Rompas, Calon Walikota dan Wakil Walikota Manado, serta beberapa calon PDIP di Pilkada Kabupaten dan Kota di Sulut.

Ditengah apel siaga turut dilaksanakan prosesi pemakaian baret kepada Steven Kandouw oleh Komarudin Watubun. Melihat Kandouw memakai baret merah, ribuan satgas memekik sambil mengangkat tiga jari metal.

“Saya tak panggil calon lagi, tapi Gubernur,” kata Watubun, diiringi teriakan para satgas dengan keras.

Saat berorasi, Watubun turun dari panggung dan berpanas-panasan dengan para anggota Satgas.

“Kalau kalian kepanasan, kami juga kepanasan, itu simbol solidaritas perjuangan.” tegasnya.

Watubun terlihat membakar semangat para Satgas untuk menjaga demokrasi berjalan sesuai dengan konstitusi.

“Kami lakukan apel dari Sumatera, Solo, Jatim, Medan dan disini, dimana ada intimidasi disitu kami ada,” tegasnya lagi.

Ia sempat mengingatkan, Manado punya sejarah dalam hal mempertahankan demokrasi. Itu terjadi pada era Fredy Sualang.

”Kita punya darah pejuang, lahir sebagai pejuang,” kata dia.

Selanjutnya acara ditutup dengan menyanyikan lagi Maju Tak Gentar, sambil mengibarkan bendera PDIP dan bendera Republik Indonesia Merah Putih.(*)

 

 

 

Artikel ini telah dibaca 1,338 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terima Kasih Bapak Febrianda Ryendra Telah Menjadi Cahaya di Tengah Hukum

30 April 2026 - 11:49 WITA

Kepsek Meryanti Taengetan Banga 458 Siswa SMK Negeri 2 Kota Bitung Dinyatakan Berkompeten Usai Ikut UKK 12 Program Keahlian

30 April 2026 - 11:05 WITA

Pusat Studi Kepolisian Polda Sulut Gelar FGD Implementasi Penerapan UU KUHP dan KUHAP Baru

30 April 2026 - 07:35 WITA

KUPP Amurang Gelar Sosialisasi Keselamatan Pelayaran dan Penerapan Single Billing 

30 April 2026 - 01:15 WITA

Asisten II Pemprov Sulut Jemmy Ringkuangan : Ekonomi Sulut Tangguh dan Ekspansif, Inflasi Tetap Jadi Perhatian Utama Dan Kemiskinan Turun

29 April 2026 - 23:05 WITA

Pertamina Patra Niaga Pastikan Ketersediaan Solar dan Perkuat Pengawasan Distribusi di Sulawesi Utara

29 April 2026 - 22:38 WITA

Trending di Manado