Menu

Mode Gelap
Breaking News: Jago Merah Lahap Rumah Mantan Pejabat Pemda Sangihe Pangdam XIII/Merdeka Gelar Coffee Morning Bersama Insan Media Sulut, Sampaikan Konsep Pentahelix Akhirnya, Bupati Sangihe Lakukan Ground Breaking Jalan Lenganeng–Bawongkulu Dihadiri 500 Lebih Ekonom, Pleno ISEI Ke-XXIV Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ekonomi Global Breaking : Guru SMP di Rote Ndao Diduga Lakukan Pelecehan Seksual di Depan Siswa Lain, Rok Korban Sampai Robek!

Manado · 28 Jan 2023 13:01 WITA ·

Kepala BNPB RI Tinjau Lokasi Bencana di Manado


Kepala BNPB RI Tinjau Lokasi Bencana di Manado Perbesar

MANADO,SULUTNEWS.COM– Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Suharyanto S.Sos, M.M, beserta rombongan melihat langsung kondisi terkini pasca banjir dan longsor sekaligus memastikan penanganan tanggap darurat bencana di Manado, Sulawesi Utara, Sabtu (28/1/2023).

Setibanya di Manado, Kepala BNPB RI dan rombongan langsung menuju ke kantor Gubernur Sulawesi Utara dilanjutkan Rakor (Rapat Koordinasi) dengan pihak Pemerintah Provinsi Sulut dan Forkompimda, untuk membahas penanganan darurat bencana serta langkah-langkah menghadapi cuaca ekstrem..

Dalam rakor tersebut Gubernur Sulut Olly Dondokambey, menyampaikan bahwa warga yang terdampak akibat bencana banjir dan longsor sebanyak 313 KK (kepala keluarga) dan 9.382 jiwa, sedangkan dari 313 KK teradapat 63 KK diantaranya berdampak akibat longsor, dan 5 orang meninggal dunia, 1 Balita (anak) dan 4 dewasa/manula.”ungkapnya.

Menindak lanjuti kejadian tersebut Pemerintah Kota Manado dan Pemerintah Provinsi Sulut telah menyiapkan fasilitas pendukung guna membantu masyarakat yang terkena dampak bencana berupa sekolah dan kantor pemerintah,seperti kantor desa, kantor kelurahan maupun kantor kecamatan termasuk rumah ibadah.” imbuh Olly.

Olly juga mengatakan bahwa, “ Pemerintah daerah bekerja sama dengan TNI-Polri sudah mengupayakan bantuan tanggap darurat sesegera mungkin, termasuk menyiapkan tempat pengungsian beserta fasilitas pendukungnya dan dapur umum ”.

Sementara itu dikesempatan yang sama Kepala BNPB RI Letjen TNI Suharyanto S.Sos, M.M juga menyampaikan bahwa, dalam awal tahun 2023 hingga hari ini, Negara Indonesia sudah mencatat 146 kali bencana alam termasuk di wilayah Prov. Sulut, artinya sebagian besar wilayah negara Indonesia berada didaerah yang rawan bencana,” ungkapnya.

Kepala BNPB juga mengatakan, kejadian banjir Manado bukan pertama kali ini terjadi, setiap awal tahun disaat intensitas hujan meningkat Kota Manado selalu terjadi bencana. “ Tentu saja ini menjadi pokok perhatian bersama baik pemerintah Daerah, Kota maupun Kabupaten, agar di tahun 2024 tidak terjadi lagi,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu juga Kepala BNPB RI memberikan bantuan DSP (Dana Siap Pakai) untuk Kota Manado sebesar Rp.500 juta serta bantuan logistik Rp.250 juta dan bantuan perlengkapan berupa 2.000 selimut, 1.000 matras, 1.000 terpal, 25 tenda ukuran 3×4 dan 25 tenda ukuran 4×4.

Selain itu diberikan juga DSP untuk Provinsi Sulut sebesar Rp. 700 juta, bantuan logistik Rp. 300 juta, bantuan perlengkapan berupa 3.000 selimut , 3.000 matras , 3.000 terpal , 50 tenda ukuran 3×4 dan 50 tenda ukuran 4×4.

Kepala BNPB RI juga menyalurkan DSP kepada Pemerintah Kab. Sangihe untuk penanganan banjir sebesar Rp 500 juta ditambah logistik Rp. 250 juta, perlengkapan berupa 2.000 selimut, 1.000 matras, 1.000 terpal, 25 tenda ukuran 3×4 dan 25 tenda ukutan 4×4.

Usai Rakor, Kepala BNPB RI didampingi pejabat serta Pemerintah Provinsi Sulut dan Forkompimda meninjau lokasi yang terdampak bencana, di Perumahan relokasi Pandu, di Kp. Molas Lingk V Kec. Bunaken Barat, di perumahan Lantamal VIII/Manado yang terdampak longsor, selain itu memberikan bantuan sembako kepada masyarakat korban bencana yang di tampung di Aula Korem 131/ Santiago serta meninjau Dapur umum Kodam XIII/ Merdeka di Makorem 131/Santiago yang selama ini mendukung makanan setiap harinya bagi masyarakat yang terdampak bencana.

Turut mendampingi Kepala BNPB RI, Gubernur Prov Sulut Olly Dondokambey, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Fajar setyawan, S.I.P, Deputi Bid. Log dan peralatan Zaherman Muabezi, S.H, Kapusdantikom Abdul Muhari, Kapusdalops BNPB Bambang Surya Putra, unsur Forkopimda Prov. Sulut, Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI M. Luthfie Beta, S. Sos., M.Si. Kabinda Sulut Brigjen TNI Raymond Marojahan S.E, Ketua DPRD Prov Sulut dr Fransiskus Andi Silangen, Wagub Prov Sulut Drs. Steven O.E. Kandouw, Walikota Manado Andrei Angouw, Kasrem 131/Santiago Kolonel Inf Hengki Yuda Setiawan, Asops Lantamal VIII Kolonel laut P. Dwi Yoga, Kadisops Lanud Sam Ratulangi Kol Pnb Ade Fitra serta Dansat Brimob Polda Sulut Kombes Pol Brury S A Putro. (**/arp)

Artikel ini telah dibaca 134 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Menjelajahi Kawasan Favorit Pejalan Kaki di Kota Manado

12 Maret 2026 - 09:55 WITA

Kadis Dikbud Kota Manado Peter Assa Minta Empat Kepsek SMP Yang Baru Harus Tingkatkan Kualitas Memimpin dan Mengelola Dana BOS

12 Maret 2026 - 09:44 WITA

Pemkab Boltim, Menerima Kunjungan Safari Ramadhan Gubernur Sulut

11 Maret 2026 - 23:58 WITA

Riva Rori Resmi Menjabat Kepala Sekolah SMP Negeri 7 Manado

11 Maret 2026 - 23:34 WITA

Usman Husin: Pembatasan Pukul Rata di Labuan Bajo Dinilai Tidak Adaptif dan Berisiko

11 Maret 2026 - 05:29 WITA

Saleh Husin: Tokoh Rote yang Jadi Menteri Perindustrian Era Presiden Jokowi

11 Maret 2026 - 05:18 WITA

Trending di News