Manado, Sulutnews.com – Rumah Sakit Mata ( RSM) milik Pemda Sulut di Kerurahan Pakowa Manado setiap hari melayani pasien antara 300 hinga 400. Dari jumlah tersebut 30 diantaranya dilakukan oprasi mata baik sakit Retina dan sakit Katarak serta sakit lainnya.
“Jadi mulai meningkat pasien yang kami layani karena RSM dilengkapi peralatan cangih dengan 15 dokter ahli mata berkualitas” kata Sekretaris RSM Sulut Erna Egetan S.Pd. M.Kes Ners kepada Sulutnews.com Jumat (23/6) pekan lalu dikantornya.
Menurut Erna Egetan, pasien yang kami layani itu kan hanya dari warga Kota Manado namun dari berbagai 15 Kabupaten dan Kota. Karena RSM sudah melakukan kerja sama atau sudah ada MOU dengan 15 Kabupaten dan Kota. Bahkan ada juga dari Provinsi tetanga.
Menurut Erna pihaknya juga sudah ada rawat nginap bagi pasien yang jauh. Artinya kalau ada oprasi pasien harus istirahat tidak bisa jalan jauh. Jadi RSM sejak diresmikan oleh Gubernur Olly Dondokambey minta harus tingkatkan pelayanan.
RSM juga menurut Erna Egetan melakukan program jemput bola. Artinya kami menyemput pasien yang jauh tapi miskin dan tidak mampu seperti di Kabupaten Bolmut, Bolsel dan Bolmong lainnya. Sementara dari Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sitaro dan Talaud dari pasien datang langsung. Karena tergantung dana.
Terkait fasilitas sangat baik. Karena Gubernur terus mendorong agar pelayanan harus lebih baik. Dan fasilitas peralatan kesehatan semakin lengkap. Untum dokter tidak ada masalah 15 dokter yang ada sangat memadai.
800 Pasien Dari Luar Sulut
Erna Egetan menambahkan karena semakin baik pelayanan ada sekitar 800 pasien dari luar Peovinsi Sulut yang datang berobat tahun 2022 lalu di RSM Sulut. Pasien tersebut dari Provinsi Gorontalo, Maluku Utara , Sulawesi Tengah dan daerah lainnya. RSM memang diharapkan menjadi rujukan bagi pasien dari luar Sulut. ” Jadi kami sangat siap melayani pasien dari mana saja karena kami ingin tetap melayani dengan baik” kata Erna yang juga lebih lima tahun menjadi Sekretaris RSM.
RSM Sulut juga melayani dengan asuransi BPJS.. Jadi tidak ada masalah terkait pengurusan administrasi lewat BPJS. Tidak ada masalah karena kita terus koordinasi dan selama ini klaim BPJS tetap berjalan lancar sehinga tidak ada masalah. (fanny)





