Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Uncategorized · 25 Okt 2026 20:39 WITA ·

SPN Polda Sulsel Buka Pelatihan Remaja Cinta Damai, Cegah Perkelahian Antarkelompok


SPN Polda Sulsel Buka Pelatihan Remaja Cinta Damai, Cegah Perkelahian Antarkelompok Perbesar

MAKASSAR, SULUTNEWS.COM  –  Sekolah Polisi Negara (SPN), Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel), mulai membina 18 remaja melalui Program Pelatihan dan Pembinaan Remaja Cinta Damai. Kepala SPN Polda Sulsel Kombes Pol. Syamsu Ridwan memimpin upacara pembukaan di Ruang IT SPN Polda Sulsel, Minggu (25/10/2026), pukul 08.00 WITA.

 

Kegiatan ini menjadi langkah Polda Sulsel untuk mencegah perkelahian antarkelompok dan berbagai gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dalam upacara tersebut, Kabag Jarlat SPN Polda Sulsel AKBP Zakaria bersama personel SPN dan para pengasuh turut hadir untuk mendukung pelaksanaan pembinaan.

 

Kapolda Sulsel Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin mengarahkan program ini sebagai upaya pencegahan melalui edukasi dan pendekatan humanis. Karena itu, Polda Sulsel membekali para peserta dengan pembinaan yang mendorong kedisiplinan, pengendalian diri, dan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

 

Kabidhumas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto menjelaskan bahwa program tersebut mencerminkan komitmen Kapolda dalam mencegah gangguan kamtibmas sejak dini. Menurutnya, pembinaan ini memberi kesempatan kepada remaja untuk memperbaiki perilaku dan membangun kebiasaan positif.

 

“Program Pelatihan dan Pembinaan Remaja Cinta Damai ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bapak Kapolda Sulsel. Kami ingin memberikan ruang pembinaan kepada para peserta agar mereka dapat memperbaiki pola pikir, meningkatkan kedisiplinan, serta memahami pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing,” ujarnya.

 

Didik menegaskan, program ini menyasar remaja yang terlibat perkelahian antarkelompok maupun aktivitas berisiko lainnya. Sasaran tersebut juga mencakup kelompok motor yang meresahkan masyarakat serta kegiatan yang dapat membahayakan keselamatan orang lain.

 

Melalui pembinaan ini, Polda Sulsel ingin membantu peserta mengendalikan emosi dan menyelesaikan persoalan tanpa kekerasan. Selain itu, para pengasuh akan mendampingi peserta agar mereka mampu menerapkan perilaku positif setelah kembali ke lingkungan masing-masing.

 

“Kami berharap para peserta dapat belajar mengendalikan emosi, tidak mudah terprovokasi, serta mampu menyelesaikan persoalan dengan cara yang baik tanpa menggunakan kekerasan. Mereka diharapkan kembali ke lingkungan masing-masing dengan membawa perubahan positif dan menjadi bagian dari upaya menjaga kedamaian,” lanjut Didik.

 

Di sisi lain, Polda Sulsel tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif dalam mencegah gangguan keamanan. Namun, kepolisian juga akan menindak setiap perbuatan yang memenuhi unsur pelanggaran hukum secara profesional.

 

“Semangat kami adalah Polisi Bersama Masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk bersama-sama menjaga persaudaraan, menolak kekerasan, dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” tambahnya.

 

Program ini juga sejalan dengan Commander Wish Kapolda Sulsel, EWAKO, yang berarti Empati, Waspada, Adil, dan Kolaboratif. Melalui prinsip tersebut, Polda Sulsel mendorong personel dan masyarakat membangun kepedulian, meningkatkan kewaspadaan, menjunjung keadilan, serta memperkuat kerja sama.

 

Dengan pembinaan ini, Polda Sulsel berharap para remaja mampu meningkatkan kedisiplinan, bertanggung jawab atas tindakannya, dan menjadi pelopor perdamaian. Selain itu, keterlibatan keluarga dan masyarakat diharapkan memperkuat upaya mencegah perkelahian serta menjaga kamtibmas di Sulsel.

Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

Baca Lainnya

Babinsa Koramil 1417-08/Mandonga dan Tim Gabungan Padamkan Karhutla di Baruga

25 Oktober 2026 - 21:22 WITA

Babinsa Koramil 14171Landono Bantu Padamkan Karhutla di Desa Endanga Konsel

25 Oktober 2026 - 21:12 WITA

Babinsa Koramil 1417-11/Poasia Bantu Warga Turunkan Material Jembatan Tahap VIII di Mokoau

25 Oktober 2026 - 21:01 WITA

Wakapolda Sulsel Ajak Jemaat Katedral Makassar Waspadai Hoaks dan Scam Online

25 Oktober 2026 - 20:31 WITA

Minggu Kasih, Polsek Wara Selatan Ajak Warga Cegah Karhutla dan Kenakalan Remaja

25 Oktober 2026 - 20:20 WITA

Sambangi GPIL Wara, Polres Palopo Perkuat Toleransi dan Kamtibmas

25 Oktober 2026 - 20:02 WITA

Trending di Uncategorized