Manado, Sulutnews.com – Sejumlah SMA Negeri dan SMK Negeri serta Sekolah Madrasa Aliya Negeri (MAN) Model tetap ikut aturan dalam Penerimaan Peserta Didik Baru ( PPDB) tahun 2023.
Hal tersebut dikatakan Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy James Jeremias S.Pd, Kepsek SMA Negeri 9 Manado Drs Medy Tungkagi M.Si, Kepsek SMA Negeri 1 Kotamobagu M Podomi S.Pd, Kepsek SMK Negeri 2 Manado Robin Kolowai S.Pd.M.Pd dan Kepsek Sekolah MAN Model Tuminting Manado Drs Adrian Abdullah yang ditemui Sulutnews com secara terpisah Senin (19/6) . PPDB dibuka sejak 8 Juni dan ditutup Selasa 20Juni. Untuk MAN Model ditutup Sabtu 17 Juni pekan lalu.
Menurut Kepsek SMA Negeri 1 Manado Jemmy Jeremias sekolahnya hanya akan menerima sekitar 320 siswa dan itu sesuai aturan pakai empat jalur penerimaan yakni jalur Zonasi, prestasi , Afirmasi dan perpindahan orang tua., Jadi kita itu aturan dengan empat jalur penerimaan. Begitu juga dikatakan Kepsek SMA Negeri 9 Manado Medy Tungkagi yang dihubungi secara terpisah. Menurutnya pihak sekolah tetap ikut aturan dan tahun ini sesuai jumlah ruang belajar. Kita itu empat jalur penerimaan zonasi, afirmasi, prestasi dan perpindahan orang tua dalam PPDB tahun ini.
Sementara itu Kepsek SMA Negeri 1 Kotamobagu M Podomi S.Pd yang ditemui Sulutnews.com di Dinas Provinsi Senin (19/6) mengatakan pihaknya hanya akan menerima 416 siswa karena hanya ada 13 ruang belajar dengan 32 siswa setiap kelas..Tidak ada titipan .Kita itu aturan dalam PPDB dengan empat jalur penerimaan.
Hal yang lain dikatakan Kepsek SMK Negeri 2 Manado Robin Kolowai. Sekolahnya akan menerima siswa sekitar 450 siswa untuk sejumlah jurusan. Pihaknya ikut aturan PPDB yang ada.Tidak mau lawan aturan karena akan beresiko atau bermasalah.
MAN Model.

Foto – Kepsek SMA Negeri 1 Kotamobagu M Podomi S.Pd
Sementara itu Kepsek MAN Model Manado Drs Adrian Abdullah mengatakan kepada Sulutnews.com sekitar 531 siswa yang mendaftar sementara yang akan diterima hanya 420 sesuai ruang belajar 12 dengan 35 siswa setiap ruang belajar. Saat ini sementara ikut tes semua yang mendaftar. Tes selama tiga hari” Jadi pasi ada yang tidak diterima ” kata Kepsek Adrian Abdullah yang didampingi KTU Muhammad Helmy Arsyad S.Pd M.Pd.
Menurut Kepsek MAN Model ada asrama sekitar 300 kamar jadi sangat membantu siswa dan orang tua. Pangawasan ketat dalam proses sekolah MAN Model terutama di Asrama. Tiap tahun meningkat yang mendaftar namun kami terima sesuai kemampuan ruang belajar. (fanny)






