Tahuna, Sulutnews.com – Pemilihan Kepala Kampung (Pilkades) serentak yang digelar Rabu (21/10/2026) menghadirkan persaingan ketat di Kampung Kahakitang, Kecamatan Tatoareng, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Dua kandidat yang pernah berhadapan pada Pilkades 2019, Suripto Megawe dan Maxwel Boy Patandra, kembali bertarung memperebutkan kepercayaan masyarakat.
Pada Pilkades kali ini, Maxwel Boy Patandra yang berstatus sebagai petahana kembali mencalonkan diri untuk periode kedua. Sementara itu, Suripto Megawe kembali menjadi rivalnya dalam kontestasi yang berlangsung dengan persaingan suara yang sangat tipis.

Rivalitas kedua kandidat kembali mewarnai pesta demokrasi di Kampung Kahakitang. Adu gagasan, visi, dan perjuangan untuk mendapatkan dukungan masyarakat menjadi bagian dari dinamika pemilihan. Meski persaingan berlangsung ketat, sportivitas tetap terlihat selama tahapan pelaksanaan Pilkades.
Hasil penghitungan suara menunjukkan Maxwel Boy Patandra memperoleh 199 suara, unggul sembilan suara dari Suripto Megawe yang mengantongi 190 suara. Dengan hasil tersebut, Patandra kembali mendapatkan kepercayaan masyarakat untuk menakhodai Kampung Kahakitang selama delapan tahun ke depan, sesuai ketentuan masa jabatan yang berlaku.
Ketua Panitia Pilkades Kahakitang, Heldi Dalantang, mengatakan bahwa rivalitas antara kedua kandidat memang terasa sepanjang pelaksanaan pemilihan. Namun, kedewasaan dalam berpolitik yang ditunjukkan kedua kandidat menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga suasana tetap kondusif.

“Persaingan antara kedua kandidat memang cukup ketat, terlebih karena mereka pernah berhadapan pada Pilkades sebelumnya. Namun, kami melihat kedewasaan dan sikap sportif dari kedua kandidat menjadi modal penting dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkades di Kampung Kahakitang. Perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi, tetapi persaudaraan dan kebersamaan sebagai warga kampung harus tetap dijaga,” ujar Dalantang.
Sementara itu, Camat Tatoareng, Hubert Manulong, menyampaikan bahwa pelaksanaan Pilkades di Kampung Kahakitang berlangsung aman dan terkendali. Menurutnya, situasi yang kondusif tersebut perlu terus dipertahankan, terutama setelah masyarakat mengetahui hasil pemungutan suara.
“Puji syukur, pelaksanaan Pilkades di Kampung Kahakitang berlangsung aman dan terkendali. Kami mengapresiasi seluruh pihak, mulai dari panitia, para kandidat, aparat keamanan, hingga masyarakat yang telah berpartisipasi menjaga ketertiban selama proses pemilihan. Kami berharap perbedaan pilihan tidak menjadi pemisah, tetapi justru memperkuat persatuan masyarakat,” ungkap Manulong.

Ia juga berharap kandidat yang memperoleh suara terbanyak dapat merangkul seluruh elemen masyarakat, termasuk warga yang memberikan dukungan kepada kandidat lainnya, demi keberlanjutan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Kampung Kahakitang.
Dengan selisih hanya sembilan suara, Pilkades Kahakitang menjadi salah satu kontestasi yang berlangsung ketat dalam pemilihan serentak tahun ini. Masyarakat kini diharapkan kembali bersatu dan bersama-sama mendukung pembangunan kampung setelah seluruh proses pemilihan selesai. (Andy Gansalangi)






