MANADO,Sulutnews.com– Anggota DPRD Sulut, Normans Luntungan, menyampaikan aspirasi masyarakat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) terkait keterbatasan armada kapal yang melayani rute pelayaran menuju wilayah tersebut. Aspirasi itu disampaikan Normans melalui interupsi dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Sulut yang berlangsung di Ruang Paripurna, Senin (19/10/2026). Interupsi tersebut ditujukan kepada Ketua DPRD Sulut, Fransiskus Andi Silangen, untuk diteruskan kepada Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay.
“Interupsi..!! menyampaikan aspirasi dari masyarakat Sitaro berkaitan dengan kapal. Setiap harinya, kapal yang berlayar ke Sitaro hanya satu dan kondisi ini menjadikan penumpang, sering tidak kebagian,” ungkap Normans.
Menurutnya, keterbatasan armada kapal tersebut menimbulkan kekhawatiran, terutama terkait keselamatan dan kenyamanan penumpang. Ia mengingatkan agar pemerintah tidak mengabaikan potensi risiko yang dapat terjadi apabila jumlah penumpang tidak sebanding dengan kapasitas kapal yang tersedia. Ia juga menyinggung insiden kebakaran kapal Barcelona yang melayani jalur Kepulauan Talaud. Ia menilai, peristiwa tersebut harus menjadi pelajaran penting bagi semua pihak dalam memperhatikan keselamatan pelayaran. “Belum lama ini ada kecelakaan Kapal Barcelona di jalur Kepulauan Talaud. Hal itu disebabkan banyaknya penumpang di kapal tersebut sehingga kondisinya sudah tidak beraturan,” ujarnya.
Ia mengingatkan, persoalan keterbatasan transportasi laut yang tidak segera ditangani berpotensi menimbulkan persoalan serupa di kemudian hari. Karena itu, Normans meminta pemerintah provinsi memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan transportasi laut masyarakat Sitaro.“Daripada kita saling menyalahkan satu dengan yang lainnya, menyalahkan pihak kapal, pemerintah, atau rekan-rekan lainnya, mohon dibantu untuk diperhatikan, Bapak Gubernur. Katanya, Syahbandar yang menahan kapal lainnya untuk berlayar. Kiranya hal ini dapat difasilitasi supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tuturnya.
Normans berharap pemerintah dapat mencari solusi melalui koordinasi dengan pihak terkait, termasuk Syahbandar, agar pelayanan transportasi laut ke Sitaro dapat berjalan dengan baik tanpa mengabaikan aspek keselamatan penumpang.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Provinsi Sulut, Fransiskus Andi Silangen, menyampaikan terima kasih atas masukan yang diberikan.“Nanti akan diperhatikan oleh Bapak Gubernur,” pungkas Fransiskus.(josh tinungki)






