MANADO,Sulutnews.com – Anggota DPRD Sulut, Cindy Wurangian, menyoroti sejumlah persoalan yang berkaitan dengan kondisi pendidikan di Sulut. Ia menegaskan bahwa anggaran yang dialokasikan harus mampu menjawab kebutuhan nyata di lapangan, meskipun penyelesaiannya belum dapat dilakukan secara menyeluruh.
“Terkait anggaran yang dianggarkan, harus mampu menyelesaikan persoalan. Meskipun belum tuntas, paling tidak ada langkah untuk memperbaiki atau menjawab kebutuhan riil yang terjadi di lapangan saat ini,” ungkap Cindy.
Selain itu, Cindy turut menyoroti persoalan penyampaian informasi mengenai kebijakan belajar dari rumah menyusul kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi belakangan ini.Ia mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Sulut telah mengeluarkan pemberitahuan atau imbauan agar siswa belajar dari rumah. Namun, pelaksanaan kebijakan tersebut justru menimbulkan kebingungan karena informasi yang diterima masyarakat dan pihak sekolah tidak seragam.
Berkaitan dengan hal ini, tersebut benar atau tidak namun, dari masing-masing sekolah, informasi yang beredar masih simpang siur terkait surat edaran yang ada Ia menilai, ketidakjelasan informasi tersebut berpotensi menimbulkan kebingungan di kalangan sekolah, orang tua, dan siswa bahkan, menurutnya, terdapat sekolah yang telah terlanjur meliburkan kegiatan belajar mengajar, padahal situasi sudah berubah.“Ada yang mendapatkan informasi dari sekolah dasar, sebagian menyampaikan bahwa mereka sudah menerima informasi secara langsung. Ini terlihat sangat kacau. Saya melihat ada sekolah-sekolah yang terlanjur diliburkan, padahal situasi sudah berubah,” tegasnya.
Cindy menekankan bahwa persoalan koordinasi dan penyampaian informasi seperti ini bukan pertama kali terjadi.(josh tinungki)






