Menu ✖

Mode Gelap
Breaking News : Polnustar Kembali Mewisuda 136 Mahasiswa Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau

Bitung · 15 Okt 2026 22:05 WITA ·

PADU Pertamina IT Bitung: Limbah Kelapa Dijadikan Kerajinan, Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas


PADU Pertamina IT Bitung: Limbah Kelapa Dijadikan Kerajinan, Dorong Kemandirian Penyandang Disabilitas Perbesar

Bitung, Sulutnews.com — Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi melalui Integrated Terminal (IT) Bitung menjalankan program Pusat Ajar Disabilitas Unggul (PADU) bersama KALEB Community, mengubah limbah kelapa menjadi kerajinan bernilai ekonomi sekaligus membuka peluang usaha inklusif bagi penyandang disabilitas.

Melalui pelatihan Trainers of Trainer (ToT), para pendamping dibekali keterampilan sebelum mendampingi anggota — termasuk teman tuli dan penyandang disabilitas fisik — berkarya. Setiap peran disesuaikan dengan kemampuan: ada yang mengolah bahan, ada yang menangani pemasaran dan komunikasi, dengan tempat kerja yang ramah aksesibilitas.

Limbah Bernilai, Potensi Besar

Kayu, batok, hingga sabut kelapa yang selama ini terbuang kini diolah menjadi produk kreatif. Setiap bulan terpakai sekitar 20 kg limbah kelapa, berpotensi mencapai 240 kg per tahun jika berjalan konsisten — wujud nyata penerapan ekonomi sirkular di tengah masyarakat.

“Pemberdayaan berkelanjutan memberi ruang setiap orang berkembang sesuai kemampuannya. Kami berharap KALEB Community semakin mandiri dan menjangkau pasar lebih luas,” ujar Lilik Hardiyanto, Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi.

Mega Yanti Makaminang, Regenerasi Local Hero Program PADU, menambahkan bahwa Karya dari limbah kelapa memberi pengalaman baru sekaligus peluang dikenal masyarakat. Inilah langkah menuju kemandirian usaha.

Menuju Wisata Edukatif yang Inklusif

Kedepan, dikembangkan gagasan menjadikan KALEB Community sebagai destinasi wisata edukatif: pengunjung dapat belajar membuat kerajinan, mengenal bahasa isyarat, menikmati kopi di Cue Cafe, serta membawa pulang karya anggota. Konsep ini dirancang bersama pemerintah daerah dan pemangku kepentingan, menggabungkan kreativitas lokal, kepedulian lingkungan, dan inklusivitas.

Program ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs): Pendidikan Berkualitas, Pekerjaan Layak, Mengurangi Kesenjangan, Konsumsi Bertanggung Jawab, serta Kemitraan.

Informasi lebih lanjut: mypertamina.id, media sosial @pertaminasulawesi, atau Pertamina Contact Center 135.(*/Merson)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

2 Personel Polres Bitung PTDH, Kapolres Ingatkan Disiplin Jadi Harga Mati 

14 Oktober 2026 - 22:41 WITA

Polres Bitung Bekali Guru Cegah Perundungan di Sekolah 

13 Oktober 2026 - 22:46 WITA

Asap Karhutla Selimuti Bitung BMKG dan DLH  Imbau Gunakan Masker

13 Oktober 2026 - 18:19 WITA

Open House Pengucapan Syukur HUT Ke-36 Kota Bitung, Peserta Marpolex 2026 dari Jepang Jadi Tamu Wali Kota Hengky Honandar

11 Oktober 2026 - 23:28 WITA

Wali Kota Hengky Honandar Mengajak Delegasi Marpolex 2026 Saksikan Langsung Pengolahan Ikan Tuna Jadi Sashimi

11 Oktober 2026 - 20:34 WITA

Kapolres Arie Sulistyo Hadir di HUT Kota Bitung ke-36

10 Oktober 2026 - 21:50 WITA

Trending di Bitung