KONAWE, SULUTNEWS.COM – Personel Komando Rayon Militer (Koramil) 1417-06/Unaaha bersama Tim Gabungan bergerak cepat memadamkan kebakaran hutan di Desa Barowila, Kecamatan Tongauna Utara, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Rabu (26/8/2026).
Babinsa Koramil 1417-06/Unaaha langsung bergabung dengan personel Polsek, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta warga setelah menerima laporan kebakaran. Mereka bekerja sama untuk mengendalikan kobaran api agar tidak meluas ke kawasan lain.
Danramil 1417-06/Unaaha Kapten Inf Selfianus Sembiring mengatakan, warga melaporkan kebakaran tersebut pada Selasa (25/8/2026) malam.
Setelah menerima laporan, personel Koramil segera berkoordinasi dengan unsur terkait. Selanjutnya, tim gabungan bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman.
“Kami langsung berkoordinasi dengan unsur terkait setelah menerima laporan. Personel kemudian bergerak untuk membantu memadamkan api,” kata Selfianus.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung memprioritaskan upaya melokalisasi kobaran api.
Langkah tersebut mereka lakukan untuk mencegah api menjalar lebih luas. Selain itu, petugas terus memantau area yang terbakar guna memastikan tidak muncul titik api baru.
Karena kebakaran berlangsung hingga malam hari, personel harus meningkatkan kewaspadaan. Jarak pandang yang terbatas membuat proses pemadaman membutuhkan kehati-hatian ekstra.
Upaya pemadaman menghadapi kendala medan. Lokasi kebakaran berada di kawasan pegunungan dengan kontur terjal dan akses jalan yang sempit.
Akibatnya, armada pemadam kebakaran tidak dapat menjangkau seluruh titik api.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak menghentikan upaya petugas. Personel TNI, Polri, Damkar, dan warga mendekati titik api secara bertahap untuk melakukan pemadaman manual.
Untuk menjangkau titik api yang sulit diakses, petugas menggunakan peralatan yang tersedia di lapangan.
Mereka memanfaatkan pompa punggung atau sprayer untuk menyemprotkan air ke area yang terbakar. Selain itu, petugas menggunakan peralatan manual untuk mengendalikan bara api.
Dengan cara tersebut, tim dapat menjangkau area yang tidak bisa dilalui kendaraan pemadam.
Tim gabungan terus bekerja meski kondisi medan semakin sulit dan pencahayaan terbatas.
Personel TNI, Polri, Damkar, dan masyarakat saling membantu mengendalikan kobaran api. Mereka juga memeriksa area sekitar untuk memastikan api tidak kembali menyala.
Berkat kerja sama tersebut, tim berhasil mengendalikan dan memadamkan kobaran api di lokasi.
Koramil 1417-06/Unaaha mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau.
Sebab, kondisi lahan yang kering dapat mempercepat penyebaran api. Karena itu, warga perlu menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.
Selain itu, masyarakat diharapkan segera melaporkan setiap kemunculan asap atau titik api kepada aparat maupun petugas terkait.
Dengan respons cepat dan koordinasi lintas sektor, petugas dapat mempersempit area kebakaran sebelum api menimbulkan dampak yang lebih besar.
Penulis : Muhammad Irwansyah (Wartawan Madya)





