Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bisnis · 24 Agu 2026 13:21 WITA ·

OSL Indonesia Rayakan Grand Launch di Bali, Hadirkan Semangat Baru untuk Ekosistem Keuangan Digital Indonesia


OSL Indonesia Rayakan Grand Launch di Bali,  Hadirkan Semangat Baru untuk Ekosistem Keuangan Digital Indonesia Perbesar

Jakarta, 24 Agustus 2026OSL Indonesia resmi merayakan OSL Indonesia Official Grand Launch melalui “OSL’s Obsession Night: Where Global Compliance Meets Relentless Innovation” pada 19 Agustus lalu, di Bali. Dihadiri sekitar 350 tamu yang terdiri dari stakeholders industri, mitra strategis, regulator, KOL, media, komunitas, dan pelaku ekosistem aset digital, OSL’s Obsession Night menghadirkan suasana yang hangat, dinamis, dan penuh energi. 

Sejak awal acara, para tamu disambut dengan berbagai pengalaman yang dirancang untuk menciptakan suasana yang lebih dekat dan memorable. Pertunjukan tradisional bali, fireworks, serta airdrop aset kripto USDGO membawa perpaduan antara kekayaan budaya Bali dan kemajuan teknologi blockchain. 

Bagi OSL Indonesia, atmosfer tersebut menjadi bentuk nyata dari arah baru perusahaan yang lebih terbuka, lebih dekat dengan komunitas, dan semakin aktif mengambil bagian dalam perkembangan ekosistem digital Indonesia.

Ivan Arilito, President Director OSL Indonesia, mengatakan bahwa Grand Launch ini menjadi simbol dari langkah awal perjalanan jangka panjang OSL Indonesia di Indonesia.

“Malam ini bukan hanya tentang merayakan sebuah Grand Launch. Ini adalah momentum untuk menunjukkan bahwa OSL Indonesia hadir dan siap menjadi bagian dari perkembangan ekosistem keuangan digital Indonesia. Kami ingin membangun hubungan yang kuat dengan komunitas, partners, pengguna, dan seluruh stakeholders, serta tumbuh bersama mereka dalam perjalanan jangka panjang ini,” ujar Ivan.

Membawa Energi Baru melalui Pesan Global, Compliant, dan Empowering

Momentum Grand Launch juga memperkenalkan positioning baru OSL Indonesia, “Empowered by Global Compliance,” dengan tiga nilai utama: Global, Compliant, dan Empowering.

Nilai ‘Global’ membawa pengalaman dan kapabilitas internasional OSL ke Indonesia. ‘Compliant ‘menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan melalui kepatuhan dan tata kelola yang kuat. Sementara ‘Empowering’ mencerminkan komitmen OSL Indonesia untuk memberikan akses, edukasi, transparansi, dan pengalaman yang dapat membantu pengguna membuat keputusan dengan lebih baik.

Melalui visi tersebut, OSL Indonesia ingin membangun lebih dari sekadar platform perdagangan aset digital. Perusahaan ingin menjadi partner jangka panjang bagi masyarakat Indonesia, termasuk investor, pengguna, komunitas, dan pelaku industri, dalam perjalanan menuju ekosistem keuangan digital yang semakin matang.

Di sisi lain, OSL Indonesia juga melihat peluang besar dari perkembangan teknologi seperti asset tokenization, yang berpotensi memperluas utilitas aset digital dan menghubungkannya dengan ekosistem finansial yang lebih luas.

“Indonesia memiliki potensi yang luar biasa dalam perkembangan ekonomi digital. Karena itu, kami melihat kehadiran OSL Indonesia bukan sebagai sebuah perjalanan jangka pendek. Kami ingin terus membangun, berkolaborasi, dan berinovasi bersama Indonesia. Bagi kami, masa depan digital harus dibangun dengan compliance, trust, dan education sebagai pondasinya,” tambah Ivan.

Pihaknya juga terus mengembangkan layanan yang relevan dengan kebutuhan pengguna, termasuk Quick Trade/RFQ yang menawarkan eksekusi perdagangan cepat dengan akses 24/7, serta pilihan aset digital seperti USDGO.

Sejalan dengan ini OSL Indonesia juga mengingatkan bahwa perdagangan dan investasi aset digital memiliki risiko, termasuk fluktuasi harga, risiko kehilangan modal, likuiditas, teknologi, serta perubahan regulasi. Oleh karena itu, pengguna perlu memahami karakteristik dan risiko aset digital, melakukan riset secara mandiri, serta mempertimbangkan profil risiko dan kondisi masing-masing sebelum mengambil keputusan.

Artikel ini juga tayang di VRITIMES

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Melayani Sepenuh Hati, IPCC Dukung Pengiriman Bantuan Kemanusiaan PMI ke Nusa Tenggara Timur

24 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Saham Alibaba Anjlok 10%, Investor Soroti Aksi Penggalangan Dana US$10,2 Miliar untuk AI

24 Agustus 2026 - 16:23 WITA

Grand Indonesia – PURANA 17 “Renjana Perca” Ditutup Anggun dengan Peluncuran PURANA KIDS SS27: Hadirkan Perpaduan Motif Purana x Afganial dan Regal Bloom

24 Agustus 2026 - 14:13 WITA

PT Pelindo Sinergi Lokaseva Dukung Resiliensi Pelabuhan ASEAN

24 Agustus 2026 - 13:04 WITA

Dr. Dhiraj Kelly Sawlani, CTA, WPA, dan NS Trade Siapkan Program Permodalan bagi 200 Trader Berpengalaman

24 Agustus 2026 - 11:58 WITA

Bittime Merawat Komunitas Melalui Kampanye #FindBeagle di Coinfest Asia 2026

24 Agustus 2026 - 11:50 WITA

Trending di Bisnis