Manado,Sulutnews.com – Kepala Dinas Sosial Dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Manado Dra Lenda Pelealu,MSi,. mengatakan pemerintah akan menyiapkan bantuan sosial (bansos) untuk upaya pengentasan masyarakat miskin ekstrem di Kota Manado di tahun 2026.
Kadis Lenda Pelealu mengatakan pihaknya sedang melakukan pencocokan data faktual per wilayah lingkungan kelurahan, dan bisa saja ditemukan kasus baru, atau tidak ada, hal ini dapat dilihat berdasarkan ketepatan sasaran data tertulis dan kasus di lapangan.
“Untuk sementara pemerintah masih menyasar kepada 4 ratus warga, jika terjadi kecocokan maka kita harapkan bantuan sosial akan tepat sasaran, yakni guna percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem sampai nol persen,” kata Dra Lenda Pelealu,MSi,. kepada sulutnews.conm usai menghadiri Rakor Masyarakat Miskin Ektrem di Gedung Serba Guna Pemkot Manado, Senin (10/8) sore.
Menurutnya tahun 2026 falidasi data akan berbasis pada pemetaan wilayah yang lebih baik agar intervensi program tepat sasaran. Kegiatan melibatkan OPD, Lurah dan Kepala Lingkungan agar strategi pengentasan kemiskinan ekstrem di Manado berdampak nyata.
Indikator masyarakat miskin ekstrem adalah warga yang pengeluaran untuk hidup berada di bawah Rp10.739 per orang per hari. Selain itu tidak sanggup memenuhi kebutuhan makanan yang layak, tidak punya akses air bersih dan sanitasi yang baik, tidak memiliki tempat tinggal yang layak huni dan sulit mendapat layanan kesehatan serta pendidikan dasar lainnya, kata mantan Kadispar Manado ini. (Yayuk)





