Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Bolsel · 10 Agu 2026 11:51 WITA ·

Reses di Boltim Angela Regina Wenas Serap Aspirasi Peternakan dan Pertanian


Reses di Boltim Angela Regina Wenas Serap Aspirasi Peternakan dan Pertanian Perbesar

BOLTIM, Sulutnews.com – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Angelia Regina Wenas melaksanakan reses di daerah pemilihannya Bolaang Mongondow Raya (BMR). Kali ini bersama warga Desa Mooat, Kecamatan Mooat, Kabupaten Bolaang Mongondow masyarakat Banjar Buana Kerta, Desa Mopugad, Kabupaten Bolaang Mongondow.“Nama Banjar Buana Kerta memiliki makna yang luhur. Dalam filosofi Hindu, “Banjar” artinya Balai, ”Buana” berarti dunia atau alam kehidupan, sedangkan ”Kerta” bermakna sejahtera, harmonis, dan penuh kemakmuran. Nilai ini menjadi semangat untuk terus menjaga persaudaraan, kebersamaan, dan kehidupan yang damai,” kata Wena

Dalam reses tersebut, politisi yang duduk di komisi II ini menyerap berbagai aspirasi masyarakat seperti sektor pertanian berupa bibit tanaman, peternakan berkaitan dengan bibit hewan dan cara penanganan virus pada hewan, serta fasilitas umum seperti perbaikan jembatan dan bala.Tak hanya menyerap aapirasi warga, Wenas juga dalam setiap kegiatan reses selalu memberikan bantuan, dan pada reses di Banjar Buana Kerta Wenas menyalurkan bantuan pribadi berupa 1 unit freezer untuk mendukung keperluan pemulasaraan jenazah umat Hindu, serta bantuan dana kepada Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Banjar Buana Kerta guna mendukung pengadaan kebaya persembahyangan.” Saya percaya bahwa pengabdian tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan, tetapi juga melalui ketulusan untuk hadir, mendengar, dan berbagi sesuai kemampuan demi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tukasnya.

Dalam dialog terbuka bersama masyarakat, politisi Partai Demokrat itu menjaring berbagai aspirasi yang disampaikan warga, mulai dari sektor pertanian, peternakan, hingga berbagai kebutuhan masyarakat lainnya, setiap masukan yang disampaikan menjadi bagian penting dalam perjuangan untuk menghadirkan kebijakan dan program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurut ARW, reses bukan sekadar bertemu dan berdialog, tetapi menjadi ruang untuk mendengar lebih dekat, memahami lebih dalam, dan membawa setiap aspirasi untuk diperjuangkan. “Karena dari suara masyarakat, lahir perjuangan untuk perubahan yang lebih baik,” pungkas ARW.(josh tinungki)

 

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

GUNCANG KOTAMOBAGU! DRAG RACE BERUJUNG MAUT — 8 ORANG TEWAS DITABRAK MOBIL BALAP YANG LEPAS KENDALI

10 Agustus 2026 - 00:47 WITA

Dukungan Penuh Kadis Dikda Sulut 9 Siswa Sulawesi Utara Lolos Semifinal OSN Tingkat Nasional, Kepsek SMA Negeri 9 Manado Optimis Dua Siswanya Meraih Prestasi

9 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Dana Terbatas: UPT Wilayah I PUPR Sulut Hanya Dapat Perbaiki 23 dari 48 Titik Jalan Provinsi yang Rusak Berat

8 Agustus 2026 - 23:06 WITA

Biaya Pembuatan dan Perpanjangan SIM Di Kota Manado Belum Digratiskan 

8 Agustus 2026 - 17:41 WITA

GMAHK-DKMMU Gelar Bible Conference 2026 : Teguhkan Identitas Iman dan Dorong Pertumbuhan Gereja

8 Agustus 2026 - 12:04 WITA

Jalan Provinsi di Kabupaten Minahasa Perlu Perhatian, Grasia Oroh Minta PUPR Lakukan Perbaikan

8 Agustus 2026 - 10:00 WITA

Trending di Manado