Manado, Sulutnews.com – Kepala Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulawesi Utara yang baru dilantik, Drs. Yahya Paulus Rondonuwu, M.Si., menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi luas dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta kalangan pers, guna meningkatkan kualitas pendidikan di daerah ini, baik saat ini maupun di masa mendatang.
“Kita harus berkolaborasi dengan semua pihak, termasuk wartawan, untuk memajukan kualitas pendidikan di Sulawesi Utara menuju visi Sulut Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan,” ujar Yahya saat ditemui wartawan Sulutnews.com melalui sambungan telepon di kantornya, Kamis (6/8), usai acara serah terima jabatan dengan Kadis Dikda sebelumnya, Dr. Femmy Suluh, M.Si., di Aula Dikda Sulut.
Yahya Rondonuwu dilantik oleh Gubernur Sulut Yulius Selvanus pada Rabu, 5 Agustus 2026, menggantikan Dr. Femmy Suluh yang kini diangkat menjadi Kepala Dinas Perhubungan. Sebelum menjabat sebagai Kadis Dikda, ia menjabat Kepala Bagian Persidangan Sekretariat DPRD Sulut, serta pernah menjabat Kepala Bagian Humas Pemerintah Daerah Sulut.
Menyadari cakupan tugas sektor pendidikan yang sangat luas, Yahya menekankan perlunya dukungan dari seluruh elemen terkait. “Saya mengharapkan kolaborasi dan masukan dari berbagai pihak untuk memajukan pendidikan,” tambahnya.

Foto – Kadis Dikda Baru Drs Yahya Rondonuwu M Si dan Kadis Lama Dr Femmy Suluh M.Si (tengah) dan Staf serta MKKS SMA , SMK dan Undangan
Ia menegaskan bahwa kerja sama dan koordinasi dengan perwakilan Kemendikdasmen seperti Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP), Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK), Balai Bahasa, serta dinas pendidikan di 15 kabupaten dan kota sangatlah krusial. Mengingat pengalamannya di bidang kehumasan, Yahya juga berencana menggelar dialog khusus dengan wartawan pendidikan. “Banyak tugas kita yang membutuhkan dukungan media massa,” katanya.
Kepala Sekolah Diminta Terbuka
Dalam kesempatan itu, Yahya mengimbau seluruh kepala sekolah dan jajaran di lingkungan Dikda Sulut untuk tidak “alergi” atau menutup diri dari wartawan. “Jangan tertutup dan menghindar ketika ada hal yang ingin dikonfirmasi. Kegiatan-kegiatan positif yang telah dilakukan dapat dipublikasikan melalui media massa,” tegasnya.
Ia juga menyatakan kesiapannya untuk menggelar dialog bersama jurnalis pendidikan dan awak media yang tergabung dalam lingkup Dikda Sulut. “Saya sudah biasa berinteraksi dengan wartawan, jadi kita akan jadwalkan pertemuan tersebut,” ujarnya.
Proses Serah Terima Jabatan
Acara serah terima jabatan berlangsung sederhana pada Kamis pagi di Aula Dikda Sulut, disaksikan oleh Asisten III Pemprov Sulut Dr. Frangky Manumpil. Hadir pula dalam kegiatan tersebut para Kepala Bidang di lingkungan Dikda, staf, serta pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK se-Sulawesi Utara, serta sejumlah undangan lainnya.

Foto – Penandatangan Berita Acara Sershterimsh Kadis Dikda Yang baru dan lama
Dukungan dari Kalangan Kepala Sekolah
Sementara itu, Ketua MKKS SMA se-Sulut yang juga menjabat Kepala SMA Negeri 1 Manado, Jemmy Jermias, S.Pd., menyatakan dukungan penuh terhadap program yang akan dijalankan Kadis Dikda yang baru. “Kami berkomitmen satu komando mendukung visi Gubernur Sulut untuk memajukan kualitas pendidikan menuju Sulut Maju, Sejahtera, dan Berkelanjutan, serta mewujudkan Indonesia Emas 2045. Ratusan kepala sekolah dalam wadah MKKS SMA siap bekerja keras dan mendukung sepenuhnya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua MKKS SMK se-Kota Manado yang juga Kepala SMK Negeri 1 Manado, Telly Ticoalu, S.Pd., M.Pd. “Kami mendukung seluruh program Kadis baru, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan termasuk bidang kejuruan. Semua ini harus kita wujudkan bersama melalui kolaborasi,” ucapnya.
Dukungan serupa juga disampaikan Kepala SMA Negeri 9 Manado, Hendra Masie, S.Pd., M.M. “Kami siap mendukung 100 persen seluruh program yang akan dijalankan dan siap berkolaborasi demi kemajuan pendidikan di sekolah masing-masing,” tandasnya.(Fanny)





