BOLTIM, SULUTNEWS.COM – Suasana khidmat dan penuh harap menyelimuti Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Selasa (22/07/2026). Bupati Boltim, Oskar Manoppo, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Argo V. Sumaiku, menghadiri Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Bolaang Mongondow Timur.
Rapat paripurna ini menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang daerah yang kini genap berusia 18 tahun sejak pemekaran, sekaligus momentum untuk menatap masa depan dengan optimisme dan semangat baru.

Bupati: 18 Tahun Perjalanan, Tantangan dan Kemajuan Saling Beriringan
Dalam pidato sambutannya, Bupati Oskar Manoppo mengawali dengan mengenang perjalanan Boltim sejak awal berdiri. Ia menyebut bahwa usia 18 tahun adalah usia yang matang—tidak lagi remaja, namun juga belum sepenuhnya dewasa—sebuah fase transisi yang penuh dinamika.
“Sejak ditetapkannya daerah ini sebagai kabupaten baru, kita telah berjalan beriringan melewati berbagai tantangan, menanam harapan, dan menuai berbagai kemajuan. Semua itu adalah modal berharga untuk melangkah lebih jauh,” ujar Bupati dengan penuh haru.
Ia menekankan bahwa di usia yang telah “beranjak dewasa” ini, Kabupaten Boltim tidak lagi bisa sekadar bertahan. Tantangan pembangunan kini menuntut daerah untuk mampu bersaing dan tumbuh sejajar dengan daerah-daerah lain di Sulawesi Utara bahkan di tingkat nasional.
“Sebagai daerah yang telah beranjak dewasa, tugas kita semakin besar. Bukan lagi sekadar mengejar ketertinggalan, melainkan mulai berlari mengejar kemajuan sejajar dengan daerah lain. Inilah saatnya Boltim bangkit!” tegasnya dengan semangat membara.

Membangun dengan Inovasi dan Kreativitas Masyarakat
Lebih lanjut, Bupati menyoroti pentingnya pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan adalah pembangunan yang mampu membuka ruang bagi inovasi dan kreativitas masyarakat.
“Komitmen kita untuk maju dengan berbagai perubahan di dalamnya harus senantiasa berorientasi pada masa depan, dengan tetap memberikan ruang bagi kesinambungan mata rantai pembangunan, tanpa menyumbat dinamika dan menghambat kreativitas masyarakat. Biarkan ide-ide segar tumbuh, biarkan anak-anak muda berkarya,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa pembangunan bukanlah pekerjaan pemerintah semata, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat, mulai dari aparatur desa, tokoh agama, tokoh adat, hingga generasi muda.
Deretan Program Nyata untuk Kesejahteraan Rakyat
Pada kesempatan tersebut, Bupati memaparkan sejumlah realisasi program pemerintah daerah yang telah dan terus dijalankan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Boltim, di antaranya:
- Pemenuhan jaminan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu
- Pemberian beasiswa bagi pelajar berprestasi dan kurang mampu
- Pelatihan kebencanaan dan pelatihan APAR (Alat Pemadam Api Ringan) untuk kesiapsiagaan masyarakat
- Pelaksanaan inseminasi buatan untuk meningkatkan produktivitas ternak
- Pemenuhan jaminan sosial bagi kelompok rentan
- Pembentukan 80 koperasi desa sebagai penggerak ekonomi kerakyatan
- Penguatan sektor pendidikan melalui berbagai program peningkatan mutu
Bupati menegaskan bahwa semua program tersebut adalah wujud nyata komitmen pemerintah daerah untuk tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak demi kesejahteraan rakyat.

Hadir Pejabat dan Tokoh Penting Daerah
Rapat Paripurna Istimewa ini turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya:
- Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Lukman Lapadengan, S.E., M.Si.
- Pimpinan dan anggota DPRD Boltim
- Unsur Forkopimda (Polres, Kodim, Kejaksaan, dan Pengadilan)
- Wakil Bupati Bolaang Mongondow Timur Raya (Boltara) dan Wakil Bupati Bolaang Mongondow Raya (Guhanga)
- Ketua TP-PKK Boltim, Ny. Rosita Pobela, S.E., M.Si.
- Sekretaris Daerah Boltim, M. Iksan Pangalima, S.Pi., M.A.P.
- Ketua KPU dan Bawaslu Boltim
- Para pimpinan organisasi, staf khusus Bupati, serta jajaran aparatur sipil negara
Kehadiran mereka mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, legislatif, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memajukan Bolaang Mongondow Timur.
Penutup: Optimisme di Usia 18 Tahun
Di akhir pidatonya, Bupati Oskar Manoppo mengajak seluruh masyarakat Boltim untuk bersama-sama menyongsong masa depan dengan optimisme dan kerja keras. Ia menegaskan bahwa usia 18 tahun adalah awal dari kedewasaan, dan kedewasaan membawa tanggung jawab yang lebih besar.
“Semoga di usia yang matang ini, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur semakin kokoh, semakin maju, dan semakin sejahtera. Mari kita jadikan HUT ke-18 ini sebagai titik balik untuk melompat lebih tinggi dan berlari lebih cepat. Boltim Maju, Boltim Sejahtera! ” tutup Bupati dengan penuh semangat.
Rapat Paripurna Istimewa ditutup dengan doa bersama dan sesi foto sebagai kenang-kenangan, sebelum dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan perayaan HUT ke-18 Boltim yang akan berlangsung selama beberapa hari ke depan.(*/Adv/Hidayat)





