Tutuyan, Sulutnews.com – Ketua DPRD Boltim, Samsudin Dama, menyampaikan pandangannya bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hari Kartini adalah dua momentum yang saling berkaitan erat. Menurutnya, otonomi daerah memberikan ruang bagi daerah untuk mengelola potensi lokal, sementara semangat Kartini mengajarkan bahwa kemajuan tidak akan tercapai tanpa keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk perempuan.
Hal itu disampaikan disela-sela Upacara peringatan Hari Otonomi Daerah sekaligus Hari Kartini Tahun 2026, Senin, 27 April 2026.
“Hari Otonomi Daerah mengingatkan kita bahwa kemandirian adalah kunci kemajuan. Sedangkan Hari Kartini mengajarkan kita bahwa emansipasi bukan hanya milik perempuan, tetapi milik seluruh bangsa. Keduanya adalah dua sisi mata uang yang sama: kebangkitan daerah dimulai dari kebangkitan kesadaran dan partisipasi semua pihak,” tegas Samsudin Dama saat ditemui usai upacara.
Ia juga menyoroti pentingnya peran DPRD dalam mengawal kebijakan otonomi daerah agar benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, DPRD Boltim berkomitmen untuk terus mendorong kebijakan yang berpihak pada rakyat, khususnya dalam hal peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan perempuan di pedesaan.

Foto : Samsudin Dama, S.T., M.E., Ketua DPRD Boltim
“Kami di DPRD akan terus memastikan bahwa anggaran daerah digunakan secara tepat sasaran untuk program-program yang memberdayakan masyarakat, terutama ibu-ibu dan generasi muda di desa-desa. Inilah bentuk nyata penghormatan kami kepada perjuangan Kartini dan semangat otonomi daerah,” tambahnya.
Sinergitas TNI-Polri dan Pemerintah Daerah Semakin Kuat
Kehadiran unsur pimpinan Polri dalam upacara ini menegaskan soliditas dan sinergitas yang kuat antara Polres Boltim dengan Pemerintah Daerah dalam mengawal pembangunan serta memastikan pelayanan prima bagi masyarakat di Bumi Totabuan Timur.
Turut hadir dalam barisan undangan utama:
- Kapolres Boltim, AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si.
- Kabag Log Polres Boltim, Kompol Berti Titawael, S.H.
- Kabag Ops Polres Boltim, AKP Tommy Ambat, S.H.
- Kasat Binmas Polres Boltim, Iptu Akhmad Asyari
- Kapolsek Tutuyan, Ipda Hardley C. Longdong, S.H.
- Perwakilan dari jajaran TNI
- Para pejabat di lingkungan Pemerintahan Daerah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
Refleksi Otonomi Daerah dan Penghormatan kepada Kartini
Upacara yang berlangsung dengan tertib dan lancar ini tidak sekadar menjadi seremoni rutin. Momentum ini menjadi wadah refleksi atas perjalanan otonomi daerah dalam meningkatkan kemandirian wilayah, sekaligus penghormatan mendalam atas perjuangan R.A. Kartini terhadap emansipasi wanita di Indonesia.
Partisipasi aktif juga terlihat dari jajaran TNI, aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Boltim, serta perwakilan instansi vertikal lainnya yang turut memadati lapangan upacara.
Harapan Ketua DPRD untuk Masa Depan Boltim
Di akhir pernyataannya, Ketua DPRD Samsudin Dama berharap agar peringatan Hari Otonomi Daerah dan Hari Kartini menjadi momentum bagi seluruh elemen masyarakat Boltim untuk semakin bersatu dan bekerja keras membangun daerah.
“Semoga semangat otonomi daerah dan semangat Kartini terus menyala di hati kita semua. Mari kita jadikan Boltim sebagai contoh daerah yang maju, mandiri, dan berkeadilan. Dengan sinergi antara eksekutif, legislatif, TNI, Polri, dan seluruh masyarakat, saya yakin Boltim akan terus melesat menuju kemajuan,” pungkasnya.
Upacara ditutup dengan doa bersama dan diakhiri dengan sesi foto kebersamaan sebagai simbol komitmen seluruh elemen masyarakat Boltim untuk terus bekerja sama dalam pembangunan daerah.(*/adv/Hidayat)




