Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Manado · 3 Agu 2026 05:40 WITA ·

Inggrid Sondakh Reses Bersama Warga Kalasey, ODGJ dan Jalan Paving Butuh Perhatian Pemerintahn


Inggrid Sondakh Reses Bersama Warga Kalasey, ODGJ dan Jalan Paving Butuh Perhatian Pemerintahn Perbesar

MINAHASA,Sulutnews.com -Anggota DPRD Sulut Inggrid JNN Sondakh menggelar reses bersama Warga Desa Kalasey. Pada acara reses yan dilakaanakan Sabtu (1/8/2026) tersebut, warga mengusulkan agar ada pembangunan infrastruktur berupa pemasangan paving di lorong-lorong maupun akses masuk ke permukiman warga yang dinilai masih membutuhkan perhatian pemerintah.

“Aspirasi yang paling banyak disampaikan adalah pembangunan infrastruktur berupa pemasangan paving di lorong-lorong maupun akses masuk ke permukiman warga yang dinilai masih membutuhkan perhatian pemerintah,” kata Inggried kepada wartawan

Reses yang dirangkaikan dengan ibadah Wanita Kaum Ibu (WKI) GMIM Eklesia Kalasey tersebut warga juga meminta penambahan lampu penerangan jalan di sejumlah titik. Menurut masyarakat, masih banyak ruas jalan yang minim penerangan sehingga dikhawatirkan dapat mengganggu aktivitas warga sekaligus berpotensi menimbulkan risiko keamanan. Sebagai wilayah pesisir, masyarakat Kalasey juga mengusulkan adanya bantuan alat tangkap bagi nelayan. Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan yang menggantungkan mata pencaharian dari hasil melaut.

Pada kesempatan itu, Hukum Tua Desa Kalasey Satu, Lely Tonggari, turut menyampaikan persoalan yang menjadi perhatian pemerintah desa, yakni semakin banyaknya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang berkeliaran di wilayah Minahasa, khususnya di kawasan Kalasey. Menurutnya, pemerintah desa telah berupaya berkoordinasi dengan rumah sakit jiwa. Namun, proses penanganan ODGJ harus melalui dinas terkait, dalam hal ini Dinas Sosial.“Kami berharap Dinas Sosial dapat lebih serius menangani persoalan ini karena pemerintah desa memiliki keterbatasan kewenangan. Prosedurnya memang harus melalui dinas terkait,” ungkap Tonggari.

Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Inggried Sondakh menyatakan seluruh masukan masyarakat akan menjadi catatan penting dalam pelaksanaan fungsi pengawasan dan penganggaran DPRD Sulut. Ia menegaskan, hasil reses akan diperjuangkan agar dapat menjadi perhatian pemerintah provinsi maupun instansi terkait sesuai kewenangannya. “Banyak aspirasi yang masuk dalam reses kali ini, dan semua akan saya rangkum dalam satu hasil laporan reses. Serta aspirasi yang masuk akan dirangkum dalam laporan hasil reses nantinya. Semoga apa yang menjadi aspirasi warga bisa mendapat perhatian dari pemerintah,” tandasnya.(josh tinungki)

Artikel ini telah dibaca 1,004 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kibarkan Merah Putih Raksasa 14×21 Meter, Kodam XIII/Merdeka Nyatakan Semangat Juang 81 Tahun Indonesia

1 Agustus 2026 - 23:40 WITA

Lima Putra-Putri Terbaik Asal Nyiur Melambai Lolos Akpol 2026, Polda Sulut Beri Pesan Spesial!

1 Agustus 2026 - 23:21 WITA

Pertamina Pastikan Pelanggaran Prosedur Di SPBU Tondano, Tegaskan Komitmen Pengawasan BBM Bersubsidi

30 Juli 2026 - 23:23 WITA

Ruben Saerang: Banyak Pendeta Perempuan GMIM Memiliki Leadership dan Semangat Melayani Bisa Menjadi Ketua BPMS Sinode GMIM 

30 Juli 2026 - 15:52 WITA

Sebanyak 459 Calon Mahasiswa Jalur Mandiri T2 Gelombang Kedua Lulus di Unsrat Manado

29 Juli 2026 - 23:11 WITA

Forward Sulut Ngopi Bareng Pimpinan dan Anggota DPRD Sulut

29 Juli 2026 - 10:18 WITA

Trending di Manado