Reporter : Dance Henukh
Sulutnews.com . Rote Ndao – Suasana penuh keakraban terlihat saat Bupati Rote Ndao Paulus Henuk mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, bersama Gubernur Nusa Tenggara Timur dalam kunjungan panen garam dan peninjauan kawasan sentra industri garam nasional di Kabupaten Rote Ndao.
Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa garam bukan sekadar komoditas, melainkan simbol kebangkitan ekonomi masyarakat Indonesia. Menurutnya, pengembangan industri garam nasional harus mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya masyarakat pesisir.
“Garam adalah kebangkitan rakyat dan harus menjadi sumber kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur karena Rote Ndao dipilih sebagai kawasan industri garam nasional. Menurutnya, kehadiran industri ini akan membuka lapangan kerja yang luas sehingga generasi muda tidak lagi harus merantau untuk mencari pekerjaan.
“Kami bersyukur karena Rote dipilih menjadi kawasan industri garam nasional. Anak-anak muda nanti tidak perlu jauh mencari pekerjaan. Kami ingin garam dari Rote bisa memenuhi kebutuhan Indonesia dan menjadi kebanggaan daerah ,” katanya.
Menutup kunjungannya, Zulkifli Hasan mengajak seluruh pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga serta mendukung pengembangan kawasan industri garam tersebut sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa.
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi Kabupaten Rote Ndao dalam mewujudkan cita-cita sebagai pusat industri garam nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan Indonesia melalui peningkatan produksi garam berkualitas.





