Menu

Mode Gelap
Ferdinand Gansalangi Resmi Dilantik Menteri Diktisaintek sebagai Direktur Polnustar Periode 2026–2030 BREAKING NEWS : Gempa M 7,7 Guncang Barat Laut Tahuna, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami Bupati Sitaro Ditahan, Dugaan Korupsi Dana Erupsi Gunung Ruang Rugikan Negara Rp22,7 Miliar Empat Kampung di Tatoareng Krisis Air, Warga Hadapi Ancaman Kemarau DPD ABPEDNAS Sulut Gelar Rapat Pleno Perdana Bahas Program Kerja dan Tindak Lanjut Kerjasama dengan Kejaksaan

Kotamobagu · 23 Jul 2026 21:26 WITA ·

Asisten Satu Pemkot Sampaikan Amanat Penuh dalam Bahasa Mongondow


Oplus_16908288 Perbesar

Oplus_16908288

Sulutnews,Kotamobagu – Pelaksanaan apel pagi di lingkungan Pemerintah Kota Kotamobagu, Kamis, berlangsung dengan nuansa berbeda. Para aparatur sipil negara (ASN) yang mengikuti apel sempat dibuat terkejut ketika Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Kotamobagu, Sahaya S. Mokoginta, S.STP., M.E., memimpin apel dan menyampaikan seluruh amanat menggunakan Bahasa Mongondow.

Dalam amanatnya, Sahaya mengawali dengan mengajak seluruh ASN untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT atas kesehatan dan kesempatan yang diberikan sehingga dapat menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat.Selain itu, ia mengingatkan bahwa bulan Agustus memiliki makna penting bagi bangsa Indonesia karena menjadi momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menurutnya, bulan tersebut juga mempunyai nilai sejarah bagi masyarakat Bolaang Mongondow. Pada kesempatan itu, Sahaya turut menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan Pemerintah Kota Kotamobagu dalam memperjuangkan pengakuan terhadap budaya daerah. Tarian Dana-Dana dan Bahasa Mongondow kini telah ditetapkan sebagai bagian dari Warisan Budaya Bangsa Indonesia oleh pemerintah pusat.menjelaskan, capaian tersebut tidak lepas dari komitmen Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., bersama Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat, S.H., M.H., yang terus mendorong pelestarian adat dan budaya daerah agar mendapat pengakuan secara nasional.Sahaya juga mengajak seluruh ASN untuk membiasakan penggunaan Bahasa Mongondow dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan kantor, sekolah, maupun dalam interaksi di tengah masyarakat. Menurutnya, penggunaan bahasa daerah merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur sekaligus upaya menjaga identitas budaya agar tetap lestari.

Menjelang akhir amanat, Asisten I memberikan apresiasi kepada seluruh ASN yang hadir dan disiplin mengikuti apel pagi. Ia berharap semangat kebersamaan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas terus dipertahankan.Suasana apel semakin menarik saat Komandan Apel menutup kegiatan dengan laporan menggunakan Bahasa Mongondow, “Apel aidon nopalut” yang berarti apel telah selesai. Ucapan tersebut dijawab Sahaya dengan kata “Pobuidon” atau kembali ke tempat, yang disambut senyum dan tawa para peserta apel.Pelaksanaan apel pagi dengan menggunakan Bahasa Mongondow ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kota Kotamobagu dalam menjaga dan melestarikan bahasa daerah sebagai identitas budaya yang diwariskan kepada generasi mendatang.(**).

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Wali Kota Kotamobagu Tegaskan Disiplin Aparatur Sangadi Dan Lurah

14 Juli 2026 - 19:49 WITA

Wali Kota Kotamobagu Tegaskan Disiplin Aparatur Sangadi Dan Lurah

14 Juli 2026 - 19:07 WITA

Peduli Dunia Pendidikan, GFB Turut Beri Dukungan Pembangunan Kampus UDK

1 Juli 2026 - 17:57 WITA

Utamakan Kepentingan Orang Banyak, Luster Simanjuntak “Bongkar” Tenda Hajatan di Kotabangon

23 Juni 2026 - 16:05 WITA

Kasat Reskrim Ahmad Waafi Tangkap Dua Penambang Ilegal di Lokasi Cagar Alam Mengkang

6 Juni 2026 - 12:58 WITA

Kejari Kotamobagu Tetapkan CM Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Dana KPU Boltim 2021

4 Juni 2026 - 22:14 WITA

Trending di Kotamobagu